Google TV dan Android TV secara kolektif berhasil menempati posisi ketiga dalam persaingan sistem operasi streaming di Amerika Serikat dengan pangsa pasar 14%. Pencapaian ini mengalahkan sejumlah pemain besar seperti Samsung Tizen dan Apple tvOS.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Data terbaru dari Hub Research yang dipublikasikan oleh The Streamable menunjukkan Roku masih memimpin pasar dengan dominasi 37%, sementara Amazon Fire TV berada di posisi kedua dengan 17%. Meski masih tertinggal jauh, posisi Google TV di peringkat ketiga dinilai cukup impresif.
Keberhasilan Google TV tidak terlepas dari adopsi yang luas oleh produsen TV ternama seperti TCL dan Hisense yang semakin ekspansif di pasar global. Kehadiran perangkat streaming dan TV pintar dengan sistem operasi Google turut mendorong pertumbuhan pangsa pasar ini.
Yang menarik, survei yang sama juga mengungkapkan bahwa fitur AI yang paling diinginkan pengguna smart TV adalah kemampuan untuk mengecualikan konten yang tidak disukai. Fitur ini sebenarnya sudah tersedia di Google TV, yang juga menyediakan rekomendasi konten serupa.
Sebelumnya, data menunjukkan Google TV masih tertinggal dari Tizen di Amerika Utara. Namun, laporan terbaru ini kemungkinan sudah mencakup perangkat streaming player, bukan hanya TV pintar, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif.
Meskipun masih dalam bayang-bayang Roku dan Amazon, posisi Google TV di peringkat ketiga menunjukkan bahwa sistem operasi ini memiliki basis pengguna yang solid dan terus berkembang. Persaingan di sektor streaming OS diprediksi akan semakin ketat ke depannya.