Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Review Boox Go 10.3 Gen II, Tablet...
BERITA

Review Boox Go 10.3 Gen II, Tablet E-Paper Tipis dengan Baterai Tahan Lama

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 30 Juli 2026
Tablet Boox Go 10.3 Gen II dengan stylus dan layar e-paper yang menyala

Tablet Boox Go 10.3 Gen II dengan stylus dan layar e-paper yang menyala

Boox Go 10.3 Gen II hadir sebagai generasi terbaru dari tablet e-paper minimalis yang mengusung Android 15. Perangkat ini mengklaim diri setipis kertas dengan ketebalan hanya 4,8 mm, dan setelah dipakai selama beberapa bulan, tablet ini terbukti mampu menjadi teman setia untuk membaca dan mencatat.

Desain fisik menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan bodi ramping dan bobot ringan, tablet ini mudah dimasukkan ke dalam tas. Sentuhan faux leather pada panel belakang memberikan rasa nyaman saat digenggam dalam waktu lama. Boox juga menyediakan folio cover tambahan yang berfungsi sebagai penyangga dan tempat stylus, meskipun sistem loop pada cover untuk menyimpan stylus dinilai kurang praktis oleh sebagian pengguna.

Layar HD Carta 1200 berukuran 10,3 inci pada varian Lumi dilengkapi front light untuk membaca dalam berbagai kondisi cahaya, dari terik matahari hingga ruangan gelap. Meskipun masih ada ghosting yang wajar pada panel e-paper, Boox menyematkan opsi refresh mode untuk mengoptimalkan tampilan. Sayangnya, responsivitas sentuhan masih terasa kurang gesit dibandingkan smartphone modern.

Sektor software menjadi pembeda utama. Berbasis Android 15, tablet ini memisahkan aplikasi pihak ketiga dari fungsi utama perpustakaan dan catatan. Pengguna bisa mengakses Google Play Store untuk mengunduh berbagai aplikasi, meskipun buku dari toko lain seperti Kindle tidak terintegrasi otomatis ke dalam library. Pendekatan ini justru membantu pengguna tetap fokus pada aktivitas membaca dan menulis.

Stylus InkSense Plus yang disertakan dalam paket penjualan mengalami peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya. Dengan ribuan tingkat sensitivitas tekanan, stylus ini menghasilkan goresan yang natural berkat tekstur layar yang menyerupai kertas. Aplikasi catatan bawaan Boox juga sangat ekstensif, mendukung lapisan dan seleksi teks, menjadikannya alat yang mumpuni bagi kreator yang rela bekerja di layar hitam-putih.

Daya tahan baterai menjadi keunggulan lain yang tak terbantahkan. Dengan kapasitas 3.700 mAh, tablet ini mampu bertahan lebih dari seminggu dalam pemakaian sedang hingga berat. Hal ini menjadikannya perangkat ideal untuk bepergian atau digunakan di rumah tanpa perlu sering mengisi daya.

Dibanderol 459 dolar AS atau sekitar Rp 7,4 juta untuk varian Lumi dengan casing, tablet ini memang lebih mahal dari Kindle Scribe. Namun, nilai lebihnya terletak pada fleksibilitas Android yang memungkinkan akses ke berbagai aplikasi. Desain tipis dan premium juga menjadi nilai tambah yang signifikan.

Secara keseluruhan, Boox Go 10.3 Gen II adalah tablet e-paper Android yang sangat baik. Perangkat ini berhasil menyeimbangkan keinginan untuk "disconnect" dari teknologi dengan tetap menyediakan akses ke alat-alat penting seperti email. Bagi pengguna yang mencari perangkat serbaguna untuk membaca dan mencatat, tablet ini layak menjadi pertimbangan utama.

Topics
boox go 10.3 tablet e-paper review gadget android e-reader stylus teknologi alat tulis digital baterai tahan lama produk boox perangkat membaca
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.