Perjalanan hukum pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dalam mendampingi mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus atau Jampidsus, Febrie Adriansyah, rupanya harus berakhir lebih cepat dari perkiraan publik. Hanya berselang sepekan setelah menyatakan kesiapannya, pengacara nyentrik tersebut kini resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari tim kuasa hukum secara mendadak pada Kamis, 23 Juli 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan Hotman Paris untuk melepas statusnya sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah ini murni dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatannya yang kian menurun. Faktor kelelahan dan beban pikiran dalam menangani kasus besar ini disinyalir menjadi pemicu utama sang pengacara harus segera mengambil jeda medis.
Dari pantauan redaksi, kepastian pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh Hotman Paris saat menemui awak media di kawasan Jakarta Selatan. Pengacara kelahiran 20 Oktober 1959 ini membeberkan bahwa dirinya harus segera bertolak ke luar negeri guna menjalani pengobatan intensif dalam waktu dekat.
"Jadi atas dasar pertimbangan itulah dari dua hari lalu saya sudah kasih tahu ke klien saya Febrie mantan Jampidsus, saya mengundurkan diri sebagai pengacara Febrie," ujar Hotman Paris kepada wartawan saat menjelaskan keputusannya tersebut.
Menurut penuturan Hotman Paris, pihak mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebenarnya sempat meminta dirinya untuk bertahan setidaknya selama satu atau dua hari ke depan. Kendati demikian, demi keselamatan dan pemulihan fisiknya, permintaan tersebut terpaksa ditolak secara halus karena ia harus fokus pada agenda pengobatan.
"Tapi beliau mengimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan dalam kondisi begini, saya takut makin parah. Jadi besok saya mau ke Singapura," ungkap Hotman Paris mengenai kondisi terkininya yang memerlukan perawatan medis di rumah sakit Singapura.
Berdasarkan catatan tim redaksi, jejak kebersamaan Hotman Paris dengan Febrie Adriansyah terbilang sangat singkat karena baru dimulai pada Jumat, 17 Juli 2026. Kala itu, Hotman Paris secara terbuka menyatakan kesiapannya membela sang mantan pejabat setelah mendatangi gedung Jampidsus Kejagung di Jakarta Selatan.
Melalui hasil observasi tim hukum, keterlibatan Hotman Paris sebelumnya diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan Febrie Adriansyah. Diketahui, sang mantan Jampidsus kini tengah tersandung urusan hukum serius terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pada perkara PLN batu bara, PT Asabri, hingga Krakatau Steel.