Dunia musik rock internasional diselimuti duka mendalam setelah penggebuk drum legendaris ZZ Top, Frank Beard, meninggal dunia pada usia 77 tahun. Kabar kepulangan musisi asal Texas ini telah dikonfirmasi oleh pihak Fort Bend County Medical Examiner's Office.
Frank Beard mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di hospice care di kediamannya, sebuah peternakan di Richmond, Texas, pada Selasa (18/8) waktu setempat. Pihak publicist mengonfirmasi bahwa almarhum meninggal dunia dengan didampingi anggota keluarga terdekatnya.
Rekan sesama musisi sekaligus gitaris ZZ Top, Billy F. Gibbons, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam melalui unggahan di media sosial. "Hari ini, Elwood dan saya kehilangan teman sekaligus kolaborator hebat, dunia kehilangan salah satu drummer paling inovatif dan putra terbaik Texas," tulis Billy.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSemasa hidupnya, Frank Beard dikenal sebagai sosok vital dalam kesuksesan ZZ Top. Signature backbeat yang dimainkannya menjadi elemen kunci dalam mempertahankan eksistensi grup musik rock tersebut di industri musik global selama lebih dari lima dekade.
Dampak pada Tur Mendatang ZZ Top
Band ZZ Top sendiri telah menjual lebih dari 50 juta rekaman di seluruh dunia. Selain itu, mereka berhasil menempatkan enam singel di posisi nomor 1 tangga lagu Billboard Mainstream Rock Airplay serta meraih tiga nominasi Grammy Award sepanjang karier mereka.
Pasca kabar duka tersebut, manajemen ZZ Top mengambil keputusan untuk membatalkan sejumlah jadwal konser mendatang. Agenda yang terdampak meliputi pertunjukan di Salt Lake City dan Colorado Springs.
Meski demikian, pihak band memastikan bahwa tur bertajuk The Big One! akan tetap berlanjut akhir pekan ini. Mereka dijadwalkan tampil dalam dua pertunjukan di Austin City Limits, sebuah lokasi yang sangat disukai oleh almarhum Frank Beard.
Perlu diketahui bahwa Frank Beard sebelumnya sempat berjuang menghadapi masalah kesehatan serius. Kondisi tersebut memaksa band melakukan penyesuaian jadwal tur, termasuk saat Beard harus absen sementara dari Elevation Tour pada tahun 2025 lalu.
Dedikasi Frank Beard terhadap musik rock sangat tinggi. Dalam dokumenter berjudul ZZ Top: That Little Ol" Band from Texas tahun 2019, ia pernah mengungkapkan kecintaannya pada grup tersebut. "Saya menemukan orang-orang yang memang ditakdirkan untuk bermain musik bersama saya," ujarnya kala itu.