Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kementan Kenalkan Teknologi Ubah CPO...
BERITA

Kementan Kenalkan Teknologi Ubah CPO Jadi B100, Solusi Energi Baru

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 22 Juni 2026
Kementan kenalkan teknologi pengubah CPO jadi B100 di PENAS XVII Gorontalo

Kementan kenalkan teknologi pengubah CPO jadi B100 di PENAS XVII Gorontalo

Kementerian Pertanian (Kementan) secara resmi memperkenalkan Warehouse Hilirisasi Perkebunan dengan inovasi teknologi bioreaktor yang mampu mengubah minyak sawit mentah atau CPO menjadi bahan bakar nabati 100 persen (B100). Terobosan penting ini diperkenalkan dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang diselenggarakan di Gorontalo.

Teknologi bioreaktor tersebut dihadirkan oleh Kementan melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan serta Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian. Kehadiran teknologi ini menjadi sorotan utama karena menawarkan alternatif baru di sektor energi mandiri.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Fadjry Djufry menjelaskan bahwa teknologi mutakhir ini menawarkan solusi energi alternatif berbasis CPO untuk menghasilkan biosolar B100 yang ramah lingkungan dan efisien. "Inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong transisi energi nasional berbasis sumber daya domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak," ujarnya.

Fadjry juga menegaskan bahwa pengembangan teknologi hilirisasi perkebunan merupakan upaya nyata untuk memperkuat kemandirian sektor pertanian Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan energi dan pangan di masa depan. Menurutnya, modernisasi pertanian kini tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi semata.

Lebih lanjut, modernisasi di bidang pertanian juga menitikberatkan pada hilirisasi dan pemanfaatan teknologi canggih agar komoditas perkebunan dalam negeri memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi. "Inovasi seperti bioreaktor CPO menjadi B100 adalah contoh nyata bagaimana riset dan teknologi dapat menjawab kebutuhan energi nasional," tegas Fadjry Djufry.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Warehouse Hilirisasi Perkebunan di ajang PENAS XVII Gorontalo menjadi sarana yang sangat penting untuk mempercepat proses transfer teknologi kepada para petani, penyuluh pertanian, serta pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia.

Topics
kementan b100 cpo penas xvii energi terbarukan pertanian indonesia fadjry djufry
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.