Semangat untuk terus berkarya dan berprestasi ditunjukkan oleh Kania Izza Azahra, seorang anak penyandang Down syndrome, dalam acara Indonesia Layak Anak (IDOLA) yang diselenggarakan RRI Pro1 Banjarmasin pada Minggu (19/7/2026). Melalui kisah pengalamannya, Iza mengajak anak-anak berkebutuhan khusus untuk tetap percaya diri dan tidak pernah menyerah dalam meraih cita-cita.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Iza mengaku terus berusaha mengembangkan kemampuan yang dimilikinya dengan dukungan penuh dari keluarga, guru, dan lingkungan sekitar. Baginya, kesempatan untuk tampil di depan umum menjadi pengalaman berharga yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri.
"Bagi teman-teman Down syndrome, tetap semangat dan raihlah prestasi setinggi-tingginya. Jangan pernah malu untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki," ujar Iza.
Menurut Iza, setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang apabila diberi kesempatan untuk belajar, berlatih, dan berkarya. Dukungan dari orang tua, guru, serta masyarakat menjadi motivasi utama baginya untuk terus mengasah kemampuan dan berani tampil di berbagai kesempatan.
Ia berharap semakin banyak kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya. Selain itu, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah, dan bebas dari diskriminasi.
Momentum Peringatan Hari Anak Nasional ini mengingatkan kembali bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi. Dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat berkembang secara optimal.
Kisah Kania Izza Azahra menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan semangat, kerja keras, dan dukungan dari lingkungan sekitar, setiap anak memiliki kesempatan untuk mewujudkan impian sekaligus menginspirasi banyak orang.