Pengalaman menegangkan dan penuh trauma baru saja dirasakan oleh seorang nelayan bernama Patta Daeng beserta belasan rekannya di perairan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sebagaimana diwartakan dalam laporan media, mereka tengah berada di tengah laut menggunakan kapal lempara saat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada hari Sabtu pagi.
Sebelum guncangan hebat terjadi, para nelayan sempat dibuat kebingungan oleh kemunculan seekor ikan berukuran raksasa yang oleh warga Sulawesi disebut sebagai ikan "dede". Mengutip keterangan dari nelayan setempat, ikan berukuran raksasa tersebut muncul ke permukaan di dekat kapal mereka dengan ukuran yang hampir menyerupai kapal yang mereka tumpangi.
Merasa ada yang ganjil dan khawatir jaring pukat mereka rusak, rombongan nelayan tersebut akhirnya memutuskan untuk mengurungkan niat menangkap ikan dan segera memutar haluan kembali menuju daratan. Namun, di tengah perjalanan pulang itulah fenomena alam yang jauh lebih menakutkan mulai dirasakan secara langsung oleh seluruh awak kapal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan penuturan Patta Daeng yang dikutip dari laporan daerah, kapal lempara yang mereka tumpangi tiba-tiba bergetar sangat hebat selama kurang lebih lima menit lamanya. Karena panik, mereka sempat mengira mesin kapal mengalami kerusakan parah hingga memutuskan untuk mematikan mesin, namun guncangan tersebut ternyata tetap terasa seperti melewati jalanan berbatu yang rusak parah di daratan.