Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisruh Emas Venezuela 4 Miliar...
BERITA

Kisruh Emas Venezuela 4 Miliar Dolar, Bantuan Gempa Terhambat

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 30 Juli 2026
Ilustrasi emas batangan dan peta Venezuela terkait sengketa 4 miliar dolar di Bank of England

Ilustrasi emas batangan dan peta Venezuela terkait sengketa 4 miliar dolar di Bank of England

Pemerintah Venezuela saat ini tengah berjuang keras membebaskan simpanan emasnya yang terkunci di salah satu brankas teraman di dunia, Bank of England. Nilainya mencapai sekitar 4 miliar dolar AS atau setara Rp 65 triliun. Dana itu sangat krusial untuk pemulihan pascagempa dahsyat yang melanda negara tersebut pada Juni lalu.

Caracas ingin Bank of England mengembalikan 31 ton emas batangan yang mereka simpan sejak 2008. Menurut Program Pembangunan PBB, bencana gempa kembar itu telah menewaskan ribuan jiwa dan menyebabkan kerugian ekonomi setara 6 persen dari PDB Venezuela.

Sayangnya, nasib emas tersebut masih menggantung selama bertahun-tahun. Sengketa ini bermula ketika Inggris bersama Amerika Serikat dan sejumlah negara lain menolak mengakui Nicolas Maduro sebagai pemenang pemilu presiden Venezuela yang kontroversial pada 2018. Bank of England pun membekukan aset emas tersebut.

Kini, setelah Maduro ditangkap pasukan AS di New York pada Januari lalu, muncul secercah harapan. Wakil presidennya saat itu, Delcy Rodriguez, kini menjabat sebagai presiden akting. Ia gencar memulihkan hubungan diplomatik dengan AS dan berharap hal serupa terjadi dengan Inggris.

"Emas itu milik rakyat kami dan harus digunakan untuk mengatasi dampak tragis gempa bumi ganda ini. Venezuela memiliki sumber daya untuk pulih dan bangkit kembali," ujar Rodriguez dalam siaran televisi negara, awal bulan ini.

Rodriguez bahkan telah melayangkan surat kepada Raja Charles III untuk meminta bantuan pembebasan emas. Namun, sebagai raja konstitusional, ia tak terlibat dalam sengketa politik. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris saat Maduro jatuh, Yvette Cooper, menyatakan Inggris masih belum mengakui pemerintahan Venezuela.

Cooper sempat menyebut keputusan Bank of England bersifat independen namun tetap berprinsip pada stabilitas dan transisi demokrasi. Namun, Cooper kini digantikan Ed Miliband setelah pergantian perdana menteri. Belum jelas sikap Miliband terhadap kasus ini.

Kabar baiknya, Rodriguez baru saja mencairkan hubungan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) setelah membeku tujuh tahun. Langkah ini memungkinkan Venezuela menarik 346 juta dolar AS dari cadangan sendiri untuk pendanaan rekonstruksi.

Namun, apakah langkah serupa bisa terjadi dengan Bank of England masih menjadi tanda tanya besar. Hingga berita ini diturunkan, Bank of England dan Bank Sentral Venezuela belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi CNN. Emas senilai miliaran dolar itu pun masih terkunci di luar negeri.

Topics
venezuela emas bank of england gempa bumi delcy rodriguez nicolas maduro bantuan inggris sengketa imf
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.