Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Konsep Hybrid Governance, Solusi...
BERITA

Konsep Hybrid Governance, Solusi Redam Rivalitas di Laut China Selatan

By Dewi Lestari • 2 min read • 23 Juli 2026
Kapusjianmar Seskoal gagaskan konsep Hybrid Maritime Security Governance System di Laut China Selatan

Kapusjianmar Seskoal gagaskan konsep Hybrid Maritime Security Governance System di Laut China Selatan

Dinamika keamanan strategis di kawasan Laut China Selatan kini bergeser dari persaingan geopolitik konvensional menjadi perang hibrida dan multidimensional yang semakin kompleks. Stabilitas jalur pelayaran internasional ini terus diuji oleh berbagai taktik zona abu-abu, milisi maritim, hingga serangan siber.

Memasuki lanskap modern pasca-2026, ancaman di Laut China Selatan diprediksi kian kompleks seiring menguatnya pemanfaatan teknologi kuantum, kecerdasan buatan, serta instrumen ekonomi sebagai senjata pertahanan dalam era Globalisasi 2.0.

Menghadapi ancaman berlapis tersebut, Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal, Salim, menilai bahwa pendekatan keamanan tradisional tunggal sudah tidak lagi memadai. Oleh karena itu, diperlukan terobosan tata kelola adaptif bernama Hybrid Maritime Security Governance System (HMSGS).

HMSGS merupakan sebuah arsitektur tata kelola keamanan laut terintegrasi yang menggabungkan peran negara, organisasi regional, kekuatan militer, aparat penegak hukum, sektor swasta, hingga aktor non-negara secara fleksibel.

"Berlandaskan hukum internasional seperti UNCLOS 1982 dan prinsip-prinsip ASEAN, sistem hibrida ini menekankan bahwa pengendalian laut tidak lagi sekadar tentang perebutan wilayah kedaulatan fisik," ujar Salim.

Ia menambahkan bahwa esensi utama HMSGS bertumpu pada kemampuan kolektif untuk membentuk perilaku positif para aktor, menjaga stabilitas kawasan, serta menjamin kesejahteraan bersama melalui sinergi yang transparan.

Penerapan HMSGS mencakup penguatan legalitas hukum laut, pembangunan pusat pelatihan kooperatif, jaringan pengawasan multi-domain, serta fokus kerja sama selektif berbasis kawasan guna menyeimbangkan strategi penangkalan dan dialog multilateral.

Topics
laut china selatan hmsgs seskoal keamanan maritim taktik zona abu-abu asean unclos 1982
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.