Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kemenpar Dorong Kolaborasi MICE,...
EKONOMI

Kemenpar Dorong Kolaborasi MICE, Seabef 2026 Jadi Ajang Perkuat Ekosistem

By Bambang Prasetyo • 3 min read • 28 Juli 2026
Pembukaan Seabef 2026 di Jakarta International Convention Center dorong kolaborasi industri MICE ASEAN

Pembukaan Seabef 2026 di Jakarta International Convention Center dorong kolaborasi industri MICE ASEAN

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus menggencarkan kolaborasi dan inovasi di sektor pariwisata, khususnya pada segmen Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran (MICE). Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Southeast Asia Business Events Forum atau Seabef 2026 di Jakarta.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenpar Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa Seabef pertama kali digagas pada tahun 2023 sebagai wadah bagi negara-negara Asia Tenggara untuk mengembangkan industri event secara lebih cepat dan berkelanjutan melalui kerja sama regional.

"Seabef bermula pada tahun 2023 sebagai ide sederhana yang memungkinkan negara-negara Asia Tenggara mengembangkan industri event dengan lebih cepat dan lebih berkelanjutan melalui kerja sama," ujar Vinsensius dalam pra-pembukaan acara di Jakarta, Selasa (28/7).

Forum ini mempertemukan para pemimpin industri, pelaku bisnis event, hingga pengambil kebijakan untuk membahas masa depan industri MICE di kawasan Asia. Kehadiran Seabef diharapkan menjadi ruang bersama bagi pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor bisnis event.

Tahun ini, Seabef digelar bersamaan dengan Indonesia Business Events Mart (IBEM) 2026. Sinergi kedua ajang ini diharapkan mampu memperluas ruang diskusi dan memperkuat hubungan antarpelaku industri MICE di tingkat regional.

"Kami menyambut seluruh pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berdiskusi secara terbuka mengenai arah industri, mulai dari kebijakan regional, praktik terbaik, pengembangan sumber daya manusia, hingga bagaimana kita bersama-sama menghadirkan event-event besar di Asia Tenggara," tambah Vinsensius.

Vinsensius menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjadikan industri event sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi nasional. Penyelenggaraan event berkualitas dinilai mampu meningkatkan mobilitas wisatawan dan memperluas aktivitas ekonomi.

"Presiden Indonesia sangat memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan event. Pemerintah menyadari bahwa event merupakan alat untuk menarik pergerakan masyarakat, dan ketika masyarakat datang, maka pertumbuhan ekonomi akan ikut meningkat," ujarnya.

Seabef 2026 mengusung tema "Beyond Business Events: Redefining the Future of Events as a Catalyst for Competitive, Sustainable, and High-Value Tourism Growth". Acara ini berlangsung pada 28-29 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), sementara IBEM 2026 digelar pada 28-31 Juli 2026 di lokasi yang sama.

Kedua forum ini dihadirkan untuk mereposisi peran event sebagai penggerak utama nilai ekonomi, keberlanjutan, dan inovasi. Kemenpar berharap forum ini dapat menjadi wadah strategis untuk memperluas jejaring serta memperkuat kolaborasi pelaku industri event, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Topics
seabef 2026 mice kemenpar bisnis event ibem 2026 asean pariwisata jakarta kolaborasi ekonomi kreatif
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.