Berdasarkan laporan yang dirilis oleh media Veja, salah satu gerontolog terkemuka asal Amerika Serikat, Kerry Burnight, memperkenalkan sebuah gagasan baru yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap proses penuaan melalui konsep yang dinamakan joyspan.
Istilah tersebut merujuk pada pengalaman kesejahteraan psikologis serta tingkat kepuasan yang mendalam dalam menjalani masa tua. Dalam karyanya, sang peneliti menekankan bahwa pencarian umur panjang tidak boleh hanya berfokus pada kesehatan fisik semata, melainkan harus diiringi dengan penemuan tujuan hidup yang jelas.
Sebagaimana diwartakan, konsep ini menggabungkan unsur kesejahteraan mental dengan kemampuan beradaptasi secara aktif terhadap berbagai perubahan fase kehidupan, mulai dari masa pensiun hingga dinamika keluarga. Melalui pendekatan tersebut, setiap individu diajak untuk merancang hari tua yang lebih bermakna dan penuh antusiasme.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip ulasan dari media tersebut, langkah awal untuk menerapkan konsep ini dapat dimulai dengan melakukan inventarisasi diri melalui serangkaian tes khusus yang dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup.