Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan perempuan dari Suku Asmat serta memberikan tanda tangan kepada seorang anak saat mengunjungi Distrik Agats di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pantauan di lokasi, agenda kunjungan Gibran meliputi peninjauan ke Museum Asmat serta memantau langsung progres lokasi pembangunan Gedung Katedral Keuskupan Salib Suci Agats di sela-sela rangkaian kegiatan kerjanya.
Di tengah kunjungan tersebut, seorang siswi SMK berusia 16 tahun bernama Herlina mendekati Wapres untuk meminta tanda tangan pada buku tulisnya. "Tanda tangan di sini?" tanya Wapres kepada Herlina yang mengajukan buku tersebut.
Setelah membubuhkan tanda tangannya, Wapres memberikan motivasi singkat kepada sang siswi agar tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan. "Belajar yang rajin," pesan Gibran kepada Herlina.
Selain berinteraksi dengan anak-anak setempat, Gibran juga menyempatkan diri mendengarkan berbagai aspirasi dari para perempuan adat Suku Asmat yang menyampaikan keinginan mereka untuk memperoleh dukungan modal demi memberdayakan mama-mama Papua. "Baik, saya catat," ujar Gibran menanggapi keluhan ibu-ibu tersebut.
Dalam peninjauannya ke lokasi pembangunan gereja katedral, Wapres berkeliling melihat kondisi bangunan dan mendengar penjelasan bahwa proyek tersebut sudah dimulai sejak 2015, sempat terhenti, lalu dilanjutkan kembali pada 2025 dengan konstruksi berbahan kayu besi asli Agats.
Selain kedua lokasi utama tersebut, rangkaian kunjungan kerja Wapres Gibran di Kabupaten Asmat turut mencakup peninjauan ke Sekolah Lapang Sagu serta RSUD Perpetua J. Safanpo sebagai bagian dari agenda blusukannya di wilayah timur Indonesia.