Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Menag Ajak Masyarakat Hadiri Zikir...
BERITA

Menag Ajak Masyarakat Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 29 Juli 2026
Suasana Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas bersama Habib Syech dan tokoh lintas agama

Suasana Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas bersama Habib Syech dan tokoh lintas agama

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk memadati Lapangan Monas pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Ajakan itu disampaikan dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia melalui gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang digagas Kementerian Agama.

Acara yang terbuka untuk umum itu akan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Salah satu puncak acara adalah Selawat Kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, bersama para tokoh lintas agama dari enam agama resmi di Indonesia.

"Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026," ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Pantauan di lokasi, masyarakat sudah diperbolehkan memasuki kawasan Monas sejak pukul 15.00 WIB melalui security door yang disediakan di sisi utara dan selatan Monas. Bagi yang tak kebagian tempat di area utama, panitia menyediakan layar LED raksasa di sejumlah titik luar agar semua bisa mengikuti rangkaian acara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, merinci rangkaian acara yang akan mengisi malam tersebut. Mulai dari panduan suara, khataman Al-Qur'an, salat Magrib berjemaah, penampilan hadrah, hingga Selawat Kebangsaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh qari muda Muhammad Zian Fahrezi.

Kamaruddin juga menyebutkan bahwa panitia telah menyiapkan ratusan toilet dan area wudu dengan kapasitas sekitar 1.000 hingga 1.500 keran untuk kenyamanan para hadirin. "Tersedia pula ratusan toilet, serta area wudu dengan sekitar 1.000-1.500 keran untuk kenyamanan seluruh hadirin," kata Kamaruddin.

Masyarakat yang hadir dianjurkan mengenakan pakaian serba putih, membawa perlengkapan salat yang praktis, dan tidak membawa barang bawaan terlalu banyak. Panitia juga melarang peserta membawa bayi atau balita, serta benda tajam, senjata api, petasan, atau barang berbahaya lainnya ke area kegiatan.

Doa lintas agama akan dipimpin oleh perwakilan tokoh dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Hal ini menjadi simbol persatuan dan kekuatan spiritual bangsa dalam memohon perlindungan serta kemudahan bagi Indonesia.

"Doa adalah kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar bangsa. Melalui zikir dan doa bersama lintas agama ini, kita memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur," tutur Kamaruddin.

Kementerian Agama berharap kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa, sekaligus memperkuat persaudaraan lintas umat beragama dan semangat gotong royong. Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pun diyakini akan menjadi pembuka yang khusyuk bagi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Topics
zikir dan doa kebangsaan monas nasaruddin umar habib syech selawat kebangsaan kemerdekaan ri kemenag doa lintas agama jabodetabek acara keagamaan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.