DG ECHO menjadi garda terdepan Uni Eropa dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan serta perlindungan sipil di berbagai belahan dunia.
Departemen ini dibentuk untuk menyelamatkan nyawa, meringankan penderitaan manusia, serta menjaga martabat populasi terdampak bencana alam maupun krisis buatan manusia.
Dengan anggaran mencapai miliaran euro, lembaga ini bekerja sama dengan ratusan mitra internasional termasuk organisasi non-pemerintah dan badan PBB.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKehadiran mereka di lapangan memastikan penyaluran dana dan logistik tepat sasaran bagi jutaan jiwa di puluhan negara yang membutuhkan pertolongan darurat.
Peran ERCC dan Prinsip Kemanusiaan DG ECHO
Dalam menjalankan aksinya, lembaga ini mengandalkan Emergency Response Coordination Centre yang beroperasi penuh sepanjang waktu di Brussels.
Pusat koordinasi tersebut berfungsi mengatur pengiriman tim penyelamat, peralatan khusus, dan logistik cepat ke wilayah terdampak bencana.
Seluruh operasi kemanusiaan berpedoman pada hukum internasional serta prinsip kemanusiaan, netralitas, imparsialitas, dan independensi.
Prinsip netralitas memastikan bantuan tidak memihak pihak tertentu dalam konflik, sementara imparsialitas menjamin penyaluran murni berdasar tingkat kebutuhan.