Militer Mali menewaskan puluhan militan Islam radikal dalam upaya memukul mundur serangan kelompok bersenjata yang menyasar basis pertahanan di kota San.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kelompok Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) yang berafiliasi dengan al-Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan sempat menguasai pangkalan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Musuh berhasil dilenyapkan dan serangan sukses dipukul mundur serta sekitar 40 teroris tewas," ujar Letkol El Oumrani selaku komandan resimen setempat dalam rekaman video.
Pihak tentara mengakui adanya korban jiwa dari pihak internal serta keputusan taktis untuk mundur sementara sebelum akhirnya kembali mengamankan area pangkalan.
Berdasarkan analisis Kabayan News, eskalasi konflik di wilayah tersebut menunjukkan peningkatan ancaman keamanan seiring perluasan operasi kelompok militan ke berbagai wilayah.
Situasi keamanan di negara Afrika tersebut terus memburuk sejak pemberontakan pecah pada dekade lalu meski pemerintah berupaya memperkuat pertahanan nasional.