Pakistan bersama Saudi Arabia dan Turkiye resmi menandatangani pakta pertahanan bersama bernama Pakta Pertahanan Mecca yang menandai tonggak sejarah baru dalam peta kekuatan geopolitik kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, kesepakatan tersebut memperkuat kerja sama militer bilateral yang sebelumnya telah terjalin antara Riyadh dan Islamabad, sekaligus memantik spekulasi luas di kalangan pengamat internasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut analisis dari awak media, pembentukan poros baru ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan negara-negara mayoritas Sunni dalam membangun penangkalan bersama di tengah ancaman regional serta pergeseran kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Kendati demikian, para ahli hukum internasional menyatakan bahwa implementasi klausul pertahanan bersama masih menyisakan tanda tanya besar, khususnya terkait sejauh mana komitmen anggota dalam mengerahkan bantuan militer secara otomatis.
Tantangan internal maupun eksternal membayangi langkah ekspansi aliansi ini, di mana berbagai negara tetangga seperti Mesir hingga Uni Emirat Arab diprediksi bakal bersikap hati-hati sebelum memutuskan bergabung.