Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Pasien Alzheimer Sulit Jalani Gaya...
BERITA

Pasien Alzheimer Sulit Jalani Gaya Hidup Sehat, Riset Ungkap Fakta Baru

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 13 Agustus 2026
Ilustrasi pasien Alzheimer dan perawatan kesehatan otak di klinik

Ilustrasi pasien Alzheimer dan perawatan kesehatan otak di klinik

Berdasarkan studi dari Mass General Brigham Neuroscience Institute, pasien Alzheimer dengan gangguan kognitif ringan atau demensia tahap awal seringkali kesulitan mengikuti rekomendasi gaya hidup sehat untuk otak. Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa temuan ini menyoroti tantangan besar dalam mengubah kebiasaan harian, bahkan di kalangan pasien yang sangat termotivasi untuk sembuh.

Sebagaimana dilaporkan dalam The Journal of Prevention of Alzheimer’s Disease, para peneliti mengembangkan alat bernama Brain Health Vital Signs untuk menilai 15 area kesehatan yang dapat dikelola pasien. Mengutip laporan tersebut, faktor-faktor seperti pembuluh darah sehat, tidur cukup, aktivitas fisik, kontak sosial, serta pengelolaan tekanan darah sangat krusial bagi otak.

Peneliti menganalisis 150 pasien yang mencari pengobatan anti-amyloid dengan infus rutin serta 117 pasien lain yang tidak menjalani terapi tersebut. Hasilnya mengejutkan karena kurang dari 3 persen pasien dari kedua kelompok tersebut yang mampu memenuhi seluruh 15 rekomendasi kesehatan otak secara optimal.

Olahraga tercatat sebagai hambatan terbesar bagi para pasien dalam penelitian ini. Sebagian besar pasien tidak mencapai target aktivitas fisik minimal selama 25 menit pada sebagian besar hari dalam seminggu, padahal olahraga sangat penting untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain olahraga, pasien juga kerap menghadapi kendala dalam mengelola tingkat stres, tekanan darah, indeks massa tubuh, hingga kadar gula darah. Berbagai hambatan seperti masalah memori, kelelahan, keterbatasan fisik, hingga tuntutan pengasuh membuat penerapan rutinitas sehat menjadi semakin sulit.

Para peneliti menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak boleh hanya berhenti pada pemberian saran semata kepada pasien. Pendekatan yang lebih terstruktur seperti pendampingan khusus, penetapan tujuan realistis, serta keterlibatan keluarga sangat dibutuhkan untuk membantu pasien Alzheimer menjaga kesehatan otak secara berkelanjutan.

Topics
alzheimer kesehatan otak demensia mass general brigham gaya hidup sehat medis penelitian
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.