Pemilu Brihanmumbai Municipal Corporation BMC 2026 diselenggarakan pada 15 Januari 2026 untuk memilih anggota dewan kota Greater Mumbai di India, dengan hasil pemungutan suara diumumkan pada 16 Januari. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kontestasi politik lokal ini menjadi salah satu momen paling krusial karena menentukan arah kebijakan administratif kota terbesar kedua di India tersebut.
Aliansi Maha Yuti yang dipimpin oleh Bharatiya Janata Party (BJP) berhasil mengamankan mayoritas kursi di dewan kota. BJP keluar sebagai partai tunggal terbesar dengan perolehan 89 kursi, mengukuhkan dominasi politik baru di wilayah metropolitan tersebut. Ritu Tawde dari BJP kemudian terpilih sebagai Wali Kota Mumbai.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis awak media, pemilihan tahun ini menandai titik balik besar bagi lanskap politik lokal. Kemenangan BJP dan aliansi Maha Yuti resmi mengakhiri kekuasaan Shiv Sena UBT yang sebelumnya memimpin badan civic tersebut selama 25 tahun tanpa terputus. Sejarah baru tercatat karena BJP kembali menduduki kursi Wali Kota Mumbai untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade terakhir.
Pemerintah Maharashtra sebelumnya menerapkan sistem ward empat anggota untuk sebagian besar korporasi municipal di wilayah tersebut, terkecuali pada Brihanmumbai Municipal Corporation. Sejumlah pihak dari kubu oposisi sempat melontarkan kritik terkait penundaan pemilu sipil, sementara pihak pemerintah berargumen bahwa penataan ulang batas wilayah ward yang dilakukan pada awal 2025 bertujuan memperkuat demokrasi lokal.