Kabar duka datang dari dunia pertelevisian Tanah Air. Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (18/7) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Air Terjun Danau Anggi Gida, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Senin (27/7) pagi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Jenazah Yanto ditemukan sekitar pukul 11.05 WIT, atau sekitar dua jam setelah tim gabungan memulai pencarian pada hari itu. Lokasi penemuan berada sekitar 10 meter dari titik awal korban diduga terjatuh dan terseret arus sungai. Medan di sekitar lokasi terbilang curam dengan aliran air terjun yang deras di antara bebatuan besar.
Kepala Kampung Septer Towansiba yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Relawan Yanto memimpin langsung proses pencarian. Sebelum bergerak ke lokasi, tim terlebih dahulu melaksanakan prosesi adat Arfak sebagai bentuk penghormatan dan ritual setempat. Setelah itu, pencarian dilanjutkan ke kawasan Air Terjun Danau Anggi Gida.
Jasad presenter berusia 40 tahun itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama John Saroi di lokasi kejadian. Tim kemudian segera melakukan pengamanan area sebelum proses evakuasi dilaksanakan. Evakuasi berlangsung melibatkan personel Kodim Pegaf, Polres Pegaf, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu mengangkat jenazah dari medan sulit.
Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, membenarkan penemuan tersebut. "Korban telah ditemukan dan berhasil dievakuasi. Kodim Pegaf, Polres Pegaf, dan masyarakat terlibat dalam pencarian serta proses evakuasi," ujar Yefri dalam keterangan resminya, Senin (27/7).
Sebelumnya, Yanto Idorway dilaporkan terseret arus saat sedang dalam perjalanan menuju Air Terjun Memti bersama sejumlah rekannya. Peristiwa nahas itu terjadi pada 18 Juli lalu. Pencarian resmi sempat dihentikan pada Jumat (24/7) setelah berlangsung tujuh hari sesuai standar operasional prosedur Badan Pencarian dan Pertolongan. Namun, para relawan dan masyarakat setempat memutuskan untuk melanjutkan upaya pencarian hingga akhirnya membuahkan hasil pada hari kesembilan.
Kabar penemuan Yanto tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TVRI dan rekan-rekan jurnalis di Papua Barat. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi jenazah dari lokasi terpencil masih terus berlangsung dan rencananya akan segera dibawa ke rumah duka di Manokwari.