Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka gelaran Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat. Berdasarkan laporan yang dihimpun, kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan semangat kebersamaan dan merajut kerukunan antarumat beragama di Bumi Cenderawasih.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam sambutannya di hadapan ribuan peserta dan masyarakat, Gibran menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Tanah Air, termasuk di wilayah Papua. Namun, menurut analisis tim redaksi, komitmen besar tersebut tidak akan dapat berjalan secara maksimal tanpa adanya dukungan dari situasi keamanan yang stabil dan kondusif. "Namun, dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua," ujar Gibran di hadapan publik.
Lebih lanjut, Wapres Gibran menyambut positif penggunaan Lapangan Borarsi sebagai lokasi utama perhelatan akbar tersebut. Mengingat pada kunjungan kerjanya pada November 2025 lalu area tersebut masih dalam tahap konstruksi, Gibran berpesan kepada seluruh masyarakat setempat agar bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas publik yang telah rampung dibangun tersebut. Pengamatan awak media menunjukkan bahwa hal ini merefleksikan pergeseran paradigma pembangunan nasional yang kini tidak lagi berpusat di Pulau Jawa semata, melainkan menjangkau wilayah timur Indonesia.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen pemerintah pusat, berbagai proyek infrastruktur strategis dan program sosial telah direalisasikan di tanah Papua. Sejumlah program prioritas tersebut mencakup pembangunan rumah sakit modern, percepatan pembangunan infrastruktur jalan Trans Papua, pendirian Sekolah Rakyat, pengembangan Kampung Nelayan, hingga implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Harapannya ke depan ini dapat menurunkan ketimpangan, memperluas akses serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," imbuh Gibran guna mendorong percepatan ekonomi lokal.