Bezeq merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Israel yang menyediakan beragam layanan telekomunikasi komprehensif mulai dari jaringan telepon tetap, seluler, internet berkecepatan tinggi, fiber optik, hingga layanan televisi berbayar melalui anak usahanya Yes. Perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di Tel Aviv Stock Exchange ini berakar dari monopoli infrastruktur telekomunikasi negara pada dekade sebelumnya sebelum akhirnya resmi diprivatisasi oleh pemerintah Israel pada tahun 2005.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam perjalanan sejarahnya, Bezeq sempat mengalami berbagai transformasi kepemilikan saham yang melibatkan konglomerat besar seperti konsorsium Apax-Saban-Arkin hingga diambil alih oleh B Communications. Selain bisnis intinya di bidang telekomunikasi, perusahaan ini juga pernah memperluas sayap bisnis digitalnya dengan mengakuisisi portal berita terkemuka Walla! Communications sebelum akhirnya melepas kembali saham kepemilikannya pada akhir tahun 2020.
Kendati memegang peran penting dalam infrastruktur digital Israel, Bezeq tidak lepas dari sorotan tajam dan berbagai kasus hukum yang melibatkan jajaran direksi serta mantan petinggi perusahaan. Sejumlah investigasi internal hingga skandal korupsi yang menyeret tokoh politik penting sempat mengguncang stabilitas manajemen perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Nama Bezeq juga sempat masuk ke dalam daftar basis data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait perusahaan yang beroperasi di wilayah pendudukan Tepi Barat. Situasi ini sempat memicu aksi boikot dari sejumlah lembaga dana pensiun internasional seperti KLP asal Norwegia yang memutuskan untuk melakukan divestasi dari saham perusahaan tersebut.