Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Manchester, Kota Industri...
EKONOMI

Profil Manchester, Kota Industri Pertama di Dunia yang Kini Jadi Pusat Ekonomi

By Bambang Prasetyo • 4 min read • 31 Juli 2026
Pemandangan kota Manchester dengan gedung pencakar langit dan landmark bersejarah di Inggris

Pemandangan kota Manchester dengan gedung pencakar langit dan landmark bersejarah di Inggris

Manchester, kota yang terletak di wilayah North West England, merupakan salah satu kota paling bersejarah dan berpengaruh di Inggris. Dengan populasi mencapai lebih dari 589.000 jiwa pada tahun 2024, kota ini berada di jantung kawasan Greater Manchester yang menjadi salah satu kawasan konurbasi terpadat di Britania Raya.

Sejarah Manchester bermula dari benteng Romawi Mamucium atau Mancunium yang didirikan sekitar tahun 79 Masehi. Peninggalan Romawi ini menjadi cikal bakal permukiman yang terus berkembang hingga saat ini, menjadikannya salah satu kota dengan hunian berkelanjutan tertua di Inggris.

Nama Manchester sendiri berasal dari bahasa Latin Mamucium yang berarti "bukit berbentuk payudara", merujuk pada topografi bukit tempat kota ini dibangun. Warga Manchester dikenal dengan sebutan Mancunians, sebuah julukan yang hingga kini masih melekat erat.

Kejayaan Manchester tak lepas dari Revolusi Industri. Kota ini menjadi pusat produksi tekstil terbesar di dunia pada abad ke-19, sehingga dijuluki "Cottonopolis" dan "Warehouse City". Bahkan, Manchester tercatat sebagai kota industri pertama di dunia berkat inovasi di bidang manufaktur dan perdagangan kapas.

Manchester secara resmi memperoleh status kota pada tahun 1853. Pembukaan Manchester Ship Canal pada 1894 semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelabuhan penting yang menghubungkan kota dengan Laut Irlandia, membawa kemakmuran besar bagi penduduknya.

Namun, kota ini mengalami masa sulit pasca Perang Dunia II akibat deindustrialisasi. Untungnya, ledakan bom IRA pada tahun 1996 yang menghancurkan pusat kota justru menjadi titik balik. Investasi besar-besaran dilakukan dan Manchester bangkit kembali dengan gemilang.

Puncak kebangkitan Manchester terjadi saat menjadi tuan rumah Commonwealth Games 2002. Sejak saat itu, kota ini menjelma menjadi pusat ekonomi, budaya, dan olahraga kelas dunia. Manchester juga dikenal sebagai "ibukota Utara" dan sering bersaing dengan Birmingham untuk status kota kedua terpenting di Inggris.

Saat ini, ekonomi Manchester didorong oleh sektor jasa keuangan, bisnis profesional, budaya kreatif, dan teknologi digital. Kawasan ini memiliki pertumbuhan ekonomi dua kali lipat rata-rata nasional dan menjadi tujuan investasi asing terbesar kedua di Inggris setelah London.

Dari sisi transportasi, Manchester memiliki jaringan yang sangat maju. Bandara Manchester merupakan bandara tersibuk ketiga di Inggris, sementara sistem trem Metrolink menjadi yang pertama di Inggris dan melayani puluhan juta penumpang setiap tahunnya.

Manchester juga terkenal dengan kekayaan budayanya. Kota ini melahirkan grup musik legendaris seperti The Smiths, Oasis, dan The Stone Roses. Manchester International Festival menjadi ajang seni bergengsi, sementara museum dan galeri seperti Manchester Museum dan Whitworth Art Gallery menjadi destinasi wisata budaya utama.

Di bidang olahraga, Manchester menjadi rumah bagi dua klub sepak bola raksasa dunia, Manchester City dan Manchester United. Kedua klub ini tidak hanya bersaing di kancah domestik, tetapi juga menjadi ikon global yang memperkuat citra kota di mata dunia.

Dengan arsitektur megah seperti Manchester Town Hall dan gedung pencakar langit modern seperti Beetham Tower serta Deansgate Square, Manchester menjadi perpaduan sempurna antara sejarah dan modernitas. Kota ini terus tumbuh sebagai pusat pendidikan, inovasi, dan gaya hidup urban di Inggris.

Topics
manchester sejarah manchester kota industri greater manchester ekonomi inggris budaya manchester manchester united manchester city revolusi industri inggris
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.