Crossing network merupakan sistem perdagangan alternatif atau yang biasa dikenal sebagai dark pool yang mempertemukan pesanan beli dan jual saham secara elektronik tanpa melalui bursa efek publik. Sistem komputerisasi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi jual beli saham dalam jumlah besar secara tertutup agar tidak memicu fluktuasi harga yang signifikan di pasar terbuka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Keunggulan utama dari penggunaan sistem ini adalah kemampuannya dalam mengeksekusi pesanan blok besar tanpa menimbulkan dampak pasar atau market impact. Para manajer investasi dan institusi keuangan kerap memanfaatkan jaringan ini untuk menjaga kerahasiaan transaksi, menekan biaya komisi, serta mendapatkan harga acuan yang objektif seperti harga rata-rata tertimbang volume atau VWAP.
Meskipun menawarkan efisiensi tinggi bagi investor institusional, sistem crossing network beroperasi di luar bursa tradisional sehingga memiliki tingkat transparansi yang lebih rendah bagi investor ritel biasa. Di Amerika Serikat, operasional jaringan ini tetap diatur secara ketat oleh kerangka regulasi khusus di bawah pengawasan otoritas pasar keuangan seperti Securities and Exchange Commission serta FINRA untuk menjaga integritas pasar.