Giuliano Victor de Paula atau lebih dikenal dengan nama Giuliano adalah pesepak bola profesional asal Brasil yang berposisi sebagai gelandang serang. Pemain kelahiran Curitiba, Paraná, 31 Mei 1990 ini kini memperkuat Athletico Paranaense.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Karier sepak bola Giuliano dimulai sejak usia delapan tahun ketika ia bergabung dengan tim junior Paraná Clube. Pada 13 Februari 2007, ia menandatangani kontrak profesional pertamanya dan langsung menjalani debut di tim utama dua bulan kemudian saat berusia 17 tahun.
Debutnya di Série A Brasil terjadi pada 9 September 2007 saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Corinthians. Gol profesional pertamanya ia cetak pada 10 November dalam laga melawan Botafogo, meski timnya harus kalah 3-2.
Pada musim 2008, Giuliano menjadi pemain inti di Paraná dan terpilih sebagai pemain breakthrough terbaik di Série B tahun tersebut. Penampilan impresifnya menarik perhatian klub-klub besar Brasil.
Pada 22 Desember 2008, Giuliano menandatangani kontrak lima tahun dengan Internacional dengan nilai transfer dilaporkan mencapai R$2,5 juta. Debutnya bersama klub baru terjadi pada 15 Februari 2009 dalam kemenangan 5-1 atas Caxias.
Bersama Internacional, Giuliano menjadi bagian penting dalam kampanye Copa Libertadores 2010 yang berhasil dimenangkan timnya. Ia mencetak enam gol di turnamen tersebut, termasuk dua gol di leg final melawan Guadalajara, dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Pada Januari 2011, Internacional secara resmi mengumumkan transfer Giuliano ke FC Dnipro Dnipropetrovsk di Ukraina dengan nilai sekitar €10 juta. Ia menjalani debut di Ukraina pada Maret 2011 dan mencetak gol pertamanya pada Agustus tahun yang sama.
Musim 2012-2013 menjadi masa terbaik Giuliano bersama Dnipro dengan catatan 11 gol dalam 41 penampilan. Pada Juni 2014, ia kembali ke Brasil untuk bergabung dengan Grêmio dengan nilai transfer €8 juta.
Setelah sempat kurang produktif di musim pertamanya, Giuliano menjadi andalan utama Grêmio pada 2015 dengan mencetak 11 gol. Performanya yang impresif membuat klub Rusia Zenit Saint Petersburg merekrutnya pada Juli 2016 dengan nilai €7 juta.
Di Zenit, Giuliano langsung tampil gemilang dengan mencetak 17 gol di semua kompetisi pada musim 2016-2017. Di Liga Europa, ia menjadi top skor dengan delapan gol dalam delapan pertandingan.
Pada Agustus 2017, Giuliano pindah ke Fenerbahçe di Turki dan mencetak 14 gol liga pada musim pertamanya, pencapaian terbaiknya dalam satu musim. Setahun kemudian ia dijual ke Al Nassr di Arab Saudi dengan harga €10,5 juta.
Di Al Nassr, Giuliano menjadi pemain inti dan mencetak delapan gol di Liga Champions AFC 2019. Namun ia meninggalkan klub pada September 2020 setelah mengalami masalah pembayaran gaji.
Giuliano kembali ke Turki pada Oktober 2020 bersama İstanbul Başakşehir, namun hanya menjadi pemain cadangan. Ia kemudian kembali ke Brasil pada Juli 2021 untuk bergabung dengan Corinthians.
Bersama Corinthians, Giuliano menjadi top skor Copa do Brasil 2022 dengan lima gol. Ia mencatatkan 129 penampilan dan 10 gol untuk Corinthians sebelum hengkang pada Desember 2023.
Pada 26 Desember 2023, Giuliano bergabung dengan Santos dengan kontrak satu tahun dan opsi perpanjangan. Debutnya terjadi pada 20 Januari 2024 dan ia mencetak dua gol pertamanya pada 25 Januari dalam kemenangan 3-1 atas Ponte Preta.
Setelah Santos mengaktifkan opsi perpanjangan otomatis, Giuliano justru memutuskan kontrak pada 15 Januari 2025. Dua minggu berselang, pada 31 Januari 2025, ia menandatangani kontrak satu tahun dengan Athletico Paranaense yang bermain di divisi dua Brasil.
Di level internasional, Giuliano pernah memperkuat tim nasional U-17 Brasil di Kejuaraan U-17 Amerika Selatan 2007. Ia juga menjadi kapten tim U-20 Brasil di Piala Dunia U-20 2009 dan meraih Bronze Ball setelah Brasil kalah di final melawan Ghana.
Debut di tim senior Brasil terjadi pada 7 Oktober 2010 saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-0 atas Iran. Ia masuk dalam daftar 35 pemain untuk Piala Dunia 2018 namun tidak terpilih dalam skuad final.
Giuliano dikenal sebagai gelandang serang dengan kemampuan mencetak gol dan membaca permainan yang baik. Pengalamannya di berbagai klub Eropa dan Brasil menjadikannya salah satu pemain Brasil paling berpengalaman di generasinya.