Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta atau Perum PPD tercatat sebagai bekas badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang transportasi darat wilayah Jakarta dan sekitarnya. Perjalanan panjang perusahaan ini resmi berakhir pada tahun 2023 ketika pemerintah memutuskan untuk menggabungkannya ke dalam Perum DAMRI.
Akar sejarah perusahaan bermula dari dua operator trem masa kolonial yakni NV Nederlands-Indische Tramweg Maatschappij dan NV Batavia Elektrische Tram Maatschappij. Atas gagasan Wali Kota Batavia saat itu, kedua entitas tersebut bergabung membentuk NV Bataviasche Verkeers Maatschappij sebelum bertransformasi menjadi layanan bus kota.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMemasuki masa kemerdekaan, para pemuda Menteng 31 mendesak agar aset trem segera diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Setelah melalui proses nasionalisasi pada tahun 1954 oleh Kementerian Perhubungan, status hukumnya berubah menjadi perseroan terbatas dengan nama PT Perusahaan Pengangkutan Djakarta.
Selama beroperasi, perusahaan ini berkali-kali mengalami pergantian status kelembagaan mulai dari perusahaan negara hingga ditetapkan sebagai perusahaan umum pada tahun 1981. PPD juga menerima berbagai hibah bus dari luar negeri seperti armada Leyland asal Australia melalui skema Colombo Plan.
Transformasi Armada Hingga Integrasi Transjakarta
Transformasi besar terjadi ketika perusahaan mengalihkan fokus bisnisnya dari pengoperasian bus reguler menuju layanan bus raya terpadu atau BRT. Perusahaan menjalin kerja sama strategis bersama Transjakarta serta mengoperasikan ratusan unit bus bantuan Kementerian Perhubungan.
Jangkauan layanan transportasi ini terus berkembang dengan menghadirkan berbagai rute penting seperti Transjabodetabek, Jabodetabek Airport Connexion, hingga layanan bus listrik di Pulau Bali. Peran armada PPD menjadi tulang punggung mobilitas warga perkotaan lintas wilayah.
Selain melayani ibu kota, perusahaan turut mendukung penyediaan sarana transportasi massal di kawasan penyangga melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah setempat. Pengoperasian rute terintegrasi ini membantu mengurai tingkat kemacetan lalu lintas harian.
Meskipun operasional mandirinya telah dilebur ke dalam Perum DAMRI, jejak sejarah panjang Perum PPD tetap menjadi bagian penting dari perkembangan sistem transportasi modern di Indonesia.