Berdasarkan laporan media, Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan yang kali ini menyeret petinggi lingkungan Universitas Jenderal Soedirman. Operasi senyap tersebut mengamankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq bersama sejumlah pihak lainnya.
Sebagaimana diwartakan, kabar penangkapan mendadak ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto. Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa tim satgas mengamankan sekitar sembilan orang dalam giat tersebut.
Mengutip keterangan resmi KPK, total ada sembilan orang yang berhasil diamankan, termasuk pimpinan tertinggi perguruan tinggi negeri tersebut. "Sekitar sembilan orang, termasuk Rektor," ujar Setyo.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSetelah terjaring operasi senyap, para pihak yang diamankan langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Rektor Akhmad Sodiq disebut telah berada di lokasi untuk menjalani pemeriksaan intensif.
"Benar, saat ini bersama beberapa orang lain masih didalami keterangannya. Rektornya juga sudah di Gedung Merah Putih," tambah Setyo menjelaskan situasi pemeriksaan tersebut.
Meskipun telah membenarkan adanya giat penangkapan, pihak lembaga antirasuah belum membeberkan secara detail mengenai konstruksi perkara maupun barang bukti yang disita. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.
Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, sejumlah pejabat teras kampus turut dibawa oleh tim penyidik. Pihak-pihak tersebut di antaranya mencakup unsur wakil rektor, staf kampus, hingga pihak swasta.