Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/8/2026) mengejutkan dunia pendidikan tinggi Indonesia. Pasalnya, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., menjadi salah satu dari sembilan orang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
Berdasarkan laporan media, penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik kecurangan serta pengondisian dalam proses penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri yang berlokasi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tersebut. Selain sang rektor, tim penyidik KPK juga turut mencokok dua wakil rektor Unsoed serta seorang politisi lokal.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami secara intensif peran para pihak yang terjaring. "Dugaan adanya pengkondisian penerimaan mahasiswa baru," ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media pada Jumat (21/8/2026). Setyo juga memastikan bahwa rektor Unsoed telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum tersandung kasus hukum yang mencoreng institusi pendidikan ini, Akhmad Sodiq dikenal sebagai sosok akademisi dengan rekam jejak yang cukup mentereng. Ia resmi dilantik sebagai Rektor Unsoed pada tahun 2022 setelah malang melintang menempuh pendidikan tinggi di bidang peternakan.
Mengutip informasi dari laman resmi Unsoed, ia merupakan lulusan sarjana Fakultas Peternakan Unsoed yang kemudian melanjutkan studi magister hingga doktoral di Jerman, masing-masing di Georg-August University dan Kassel University dengan spesialisasi Animal Science.
Karier akademiknya diwarnai berbagai prestasi membanggakan, di mana ia tercatat pernah meraih penghargaan sebagai dosen berprestasi sebanyak lima kali sejak tahun 2006, baik di tingkat fakultas maupun universitas.
Selain latar belakang pendidikannya yang moncer, rincian harta kekayaan Akhmad Sodiq turut menjadi sorotan publik setelah tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data resmi tersebut, ia memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp3.124.541.326 setelah dikurangi dengan tanggungan utang.