Pemerintah Kota Padang mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk merenovasi rumah dinas Wali Kota Fadly Amran di tengah proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor yang masih dirasakan warga.
Berdasarkan data Bagian Umum Pemkot Padang pada APBD 2026, alokasi dana terbesar senilai Rp400 juta digunakan khusus untuk perbaikan partisi kamar serta pemeliharaan gedung rumah dinas kepala daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain renovasi fisik, anggaran tersebut juga mencakup pengadaan fasilitas mewah seperti kamar set utama senilai Rp71 juta dan kamar set anak senilai Rp35 juta di kediaman resmi wali kota.
Sejumlah pengadaan barang rumah tangga turut menghiasi daftar anggaran, termasuk pembelian delapan unit videotron seharga Rp354 juta serta alat pembersih udara senilai Rp45 juta.
Penjelasan Resmi Pemkot Padang Terkait Anggaran
Pemkot Padang juga menganggarkan ratusan juta rupiah untuk pengadaan kursi tamu, gorden, peralatan dapur, karpet, hingga mesin cuci guna menunjang fasilitas rumah dinas dan kantor balai kota.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Padang Diko Eka Putra memberikan tanggapan terkait sorotan publik terhadap rencana pengadaan barang dan renovasi fasilitas pejabat tersebut.
Menurut Diko, data rencana pengadaan yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan realisasi belanja yang akan dieksekusi secara penuh pada tahun anggaran berjalan.
"Data tersebut merupakan rencana pengadaan yang disusun pada tahun sebelumnya, sementara pelaksanaannya tetap harus melalui persetujuan kepala daerah," ujar Diko pada Kamis, 18 Juni 2026.