Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar bergerak cepat merespons keluhan warga seputar genangan air yang kerap merendam kawasan Jalan Pengayoman. Melalui Satgas Drainase dan Sumber Daya Air (SDA), petugas langsung diterjunkan untuk melakukan normalisasi saluran sekunder di wilayah Kelurahan Paropo dan Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Normalisasi yang dilakukan difokuskan pada pembersihan sedimen, sampah, dan berbagai material penghambat aliran air di sepanjang saluran. Endapan yang menumpuk selama bertahun-tahun dinilai sebagai biang utama berkurangnya kapasitas drainase sehingga saat hujan deras, air meluap dan menggenangi pemukiman warga.
Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kota Makassar terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pemeliharaan infrastruktur drainase agar sistem pengendalian banjir di kawasan perkotaan bisa berjalan maksimal.
Kepala Dinas PU Kota Makassar menegaskan, pemeliharaan jaringan drainase akan terus digalakkan secara berkelanjutan. Titik-titik rawan genangan menjadi prioritas utama demi memastikan infrastruktur yang andal dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Tak hanya mengandalkan upaya pemerintah, Dinas PU juga mengimbau warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan ke saluran drainase karena perilaku tersebut kerap menjadi penyumbatan utama. "Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar aliran air tetap lancar dan lingkungan tetap bersih, aman, serta nyaman," demikian pesan dari Dinas PU Kota Makassar.