Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Sejarah MRT Jakarta, Moda Kereta...
BERITA

Sejarah MRT Jakarta, Moda Kereta Bawah Tanah Pertama di Indonesia

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 9 Agustus 2026
Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas di jalur layang

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas di jalur layang

MRT Jakarta resmi beroperasi sebagai layanan kereta bawah tanah pertama di Indonesia sejak diresmikan pada 24 Maret 2019 oleh Presiden Joko Widodo. Moda transportasi modern ini menjadi bagian penting dari sistem integrasi transportasi Jabodetabek di bawah naungan JakLingko, dioperasikan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) yang merupakan badan usaha milik daerah DKI Jakarta.

Gagasan pembangunan moda raya terpadu ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1985 oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat itu, B. J. Habibie. Lonjakan mobilitas warga dari kota-kota satelit menuju ibu kota dinilai membutuhkan solusi transportasi massal yang handal karena pertumbuhan jalan raya tidak sebanding dengan peningkatan volume kendaraan bermotor.

Proyek ambisius ini sempat mengalami hambatan serius akibat krisis moneter pada akhir dekade 1990-an sebelum akhirnya kembali digenjot pada era 2000-an melalui kajian komprehensif bersama Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA). Pemerintah pusat kemudian menetapkan proyek ini sebagai proyek nasional strategis pada tahun 2005, membuka jalan bagi penandatanganan pinjaman lunak serta dimulainya pembangunan fisik.

Konstruksi Fase I yang menghubungkan Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI sepanjang 15,7 kilometer resmi dimulai pada Oktober 2013 lewat peletakan batu pertama oleh Joko Widodo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Jalur perdana ini mencakup 13 stasiun dengan rincian tujuh stasiun layang dan enam stasiun bawah tanah yang kini menjadi andalan mobilitas harian warga.

Pengembangan Fase Lanjutan dan Tantangan Proyek

Jakarta

Seiring suksesnya operasional tahap pertama, pembangunan dilanjutkan ke tahap berikutnya melalui proyek Fase II Lin Utara-Selatan. Pembangunan fase lanjutan ini dirancang dengan konsep kawasan berorientrasi transit guna memudahkan masyarakat berpindah antarmoda transportasi dengan lebih efisien.

Kendati demikian, proses konstruksi menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, termasuk dampak dari pandemi COVID-19 yang memengaruhi anggaran serta proses pelelangan kontrak. Kendala tersebut membuat target penyelesaian beberapa segmen mengalami penyesuaian waktu dari jadwal semula.

Dari sisi pembiayaan, proyek pembangunan MRT Jakarta didukung oleh pinjaman lunak jangka panjang dari JICA dengan tingkat bunga yang rendah. Skema pendanaan ini dirancang khusus guna memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur transportasi massal berteknologi tinggi di ibu kota.

Kehadiran MRT Jakarta terbukti mampu mengubah pola mobilitas masyarakat perkotaan sekaligus menjadi tonggak sejarah baru kemajuan transportasi publik di Indonesia. Pemerintah daerah bersama operator terus berkomitmen memperluas jangkauan jaringan rel agar dapat melayani lebih banyak komuter di masa mendatang.

Topics
mrt jakarta transportasi umum kereta bawah tanah jakarta infrastruktur sejarah mrt
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.