Rekam medis elektronik atau EMR bagi penderita demensia sering kali tidak memiliki kolom khusus untuk informasi pengasuh. Berdasarkan analisis Kabayan News, kendala teknis tersebut menciptakan masalah akses bagi penyedia layanan kesehatan serta peneliti medis. Peningkatan harmonisasi data dinilai mampu mengatasi kesenjangan tersebut, sebagaimana dilaporkan dalam studi terbaru pada jurnal Annals of Family Medicine.
Para peneliti menggunakan data dari Canadian Primary Care Sentinel Surveillance Network untuk meneliti pasangan pengasuh dan pasien. Dua metode identifikasi pengasuh diuji dalam studi itu, yaitu identifikasi manual oleh staf klinik serta penggunaan algoritma pencocokan detail catatan bersama seperti nomor telepon.
"Kedua pendekatan berhasil menemukan pasangan tersebut, tetapi pendekatan kedua lebih sedikit membebani staf klinik," ungkap para peneliti dalam laporan mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, tidak semua sistem EMR kompatibel dengan pendekatan algoritmik atau diizinkan oleh regulasi informasi kesehatan provinsi setempat. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kedua metode tersebut akhirnya direkomendasikan untuk digunakan secara berdampingan guna memaksimalkan hasil.
Temuan studi menunjukkan bahwa kemajuan bertahap sangat mungkin dicapai dalam infrastruktur data yang ada saat ini. Langkah itu tentu memerlukan kolaborasi berkelanjutan di antara domain klinis, penelitian, serta kebijakan guna mengintegrasikan informasi pengasuh ke dalam sistem kesehatan secara etis dan efektif.
"Menghubungkan data EMR dapat meningkatkan koordinasi layanan kesehatan melampaui perawatan individu," jelas para penulis studi sebagaimana dikutip dari laporan.
Melalui penggabungan data pasangan pengasuh dan pasien lintas sektor dengan data dukungan administratif, sosial, serta komunitas, pelayanan kesehatan diharapkan menjadi jauh lebih holistik. Penghubungan data tersebut menjadi jalur penting untuk menangkap cakupan serta intensitas peran pengasuh secara akurat di masa depan.