Babak baru pengusutan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret nama mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuri perhatian publik. Berdasarkan laporan media, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung membeberkan detik-detik dirinya dicopot dari jabatannya hingga akhirnya dijemput oleh penyidik Kejaksaan Agung.
Dalam sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Kamis (20/8/2026), Lodewyk mengungkapkan bahwa ia sempat menerima panggilan telepon penting dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada 2 Juni 2026 malam. Melalui sambungan telepon tersebut, Letkol Teddy menyampaikan pesan ucapan terima kasih dari Presiden Prabowo Subianto atas tugas-tugas yang telah ia jalankan.
"Beliau sampaikan ke saya, terima kasih Pak dari presiden atas pelaksanaan tugasnya bla bla bla bla bla," demikian pengakuan Lodewyk saat memberikan keterangan di persidangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLodewyk sempat mencoba melaporkan perihal rencana pemindahan tugasnya kepada Seskab Teddy, namun perbincangan tersebut tidak berlanjut panjang. Pada malam yang sama, pengumuman pencopotan dirinya dari jajaran pimpinan BGN resmi disiarkan, bersamaan dengan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Sonny Sonjaya. Meski demikian, Lodewyk mengaku tidak mempermasalahkan keputusan pergantian tersebut.
Tak berselang lama setelah pergantian jabatan itu, situasi berubah drastis ketika hari berganti tanggal 3 Juni 2026 dini hari. Mengutip laporan yang sama, kediaman Lodewyk didatangi oleh petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI dan penyidik Kejaksaan berpakaian sipil untuk menjemputnya. Meski sempat meminta kejelasan dan menunjukkan surat tugas, ponsel miliknya langsung disita oleh petugas saat meninggalkan rumah.