Mantan pelatih Bayern Munich yang kini menangani tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan sebuah fakta menarik di balik transfer bomber andalan Harry Kane ke Jerman. Berdasarkan pantauan redaksi, sang pelatih harus berjuang keras meyakinkan internal klub demi memuluskan kedatangan kapten Inggris tersebut ke Allianz Arena.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan dari The Athletic, pernyataan tersebut disampaikan Thomas Tuchel dalam sebuah konferensi pers setelah Harry Kane tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 3-2 Inggris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia.
Tuchel membeberkan bahwa tidak semua pihak di Bayern Munich langsung menyetujui rencana transfer tersebut pada awalnya. "Dia adalah pemain dan pribadi yang unik. Saya berjuang keras untuk membawanya ke Bayern Munich, melawan opini-opini lain," ujar Tuchel dalam wawancara tersebut.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, keputusan tersebut terbukti sangat tepat karena Kane kini menjelma menjadi mesin gol yang menakutkan di kompetisi Eropa. Tuchel meyakini bahwa kepindahan tersebut telah membantu Kane melangkah ke level berikutnya sebagai pesepak bola profesional.
"Itu adalah langkah yang tepat, memasuki budaya yang menuntut tinggi," tambah Tuchel. Menurutnya, gaya bermain intens di bawah asuhan pelatih Bayern saat ini, Vincent Kompany, sangat membantu Kane menjaga kondisi fisik terbaiknya.
Lebih lanjut, Tuchel menilai raihan gelar juara telah mengangkat beban besar dari pundak sang striker. "Sangat indah melihat betapa setianya dia, betapa dia merupakan seorang pemain tim yang luar biasa," ungkap pelatih asal Jerman tersebut.
Dari catatan statistik yang dihimpun tim redaksi, performa penyerang asal Inggris tersebut memang sangat luar biasa sejak bergabung dengan raksasa Bundesliga. Harry Kane tercatat telah membukukan 146 gol yang fantastis dari 147 pertandingan yang telah dilakoninya bersama Bayern Munich.