Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Wuchang Fallen Feathers Dapat...
BERITA

Wuchang Fallen Feathers Dapat Sekuel, Kreator Asli Kembali

By Dewi Lestari • 3 min read • 30 Juli 2026
Visual art atau poster game Wuchang: Fallen Feathers dengan latar suasana Dinasti Ming yang kelam

Visual art atau poster game Wuchang: Fallen Feathers dengan latar suasana Dinasti Ming yang kelam

Kabar gembira datang bagi para penggemar game soulslike Wuchang: Fallen Feathers. Sekuel dari game yang dirilis pada 2025 itu resmi dalam pengembangan, dan yang lebih istimewa lagi, proyek ini digarap langsung oleh kreator aslinya, Xia Siyuan. Hal ini diumumkan melalui perjanjian penerbitan antara Digital Bros dengan studio baru Siyuan, Chengdu Recursive Dolphin Technology, pada 29 Juli 2026.

Wuchang: Fallen Feathers merupakan game aksi role-playing bergaya soulslike yang dikembangkan oleh studio Lenzee di bawah arahan kreatif Xia Siyuan. Game ini sukses menarik lebih dari 5 juta pemain dalam dua belas bulan pertama setelah dirilis. Keberhasilan ini menjadi pondasi kuat bagi kelanjutan waralaba yang diusung dengan latar belakang sejarah Dinasti Ming akhir yang kelam dan penuh gejolak.

Game pertama mengisahkan tentang Wuchang, seorang pejuang bajak laut yang kehilangan ingatan dan menderita penyakit misterius bernama Feathering. Pemain diajak menjelajahi kedalaman wilayah Shu, meningkatkan persenjataan, dan menguasai keterampilan baru dari musuh yang dikalahkan. Kisah yang kental dengan nuansa budaya Tiongkok ini berhasil memikat penggemar genre soulslike di seluruh dunia.

Meskipun menuai sukses, tahun lalu sempat muncul kabar kurang menggembirakan ketika Xia Siyuan meninggalkan Lenzee pada Februari bersama sejumlah pengembang inti lainnya. Kepergian ini membuat para penggemar khawatir bahwa sekuel Wuchang mungkin tidak akan pernah terwujud. Kekhawatiran itu kini terjawab dengan adanya pengumuman resmi dari Digital Bros.

Perjanjian pengembangan dan penerbitan yang ditandatangani dengan Chengdu Recursive Dolphin Technology, yang juga dikenal sebagai Chengdu Indolphinity, menandai babak baru bagi waralaba Wuchang. Digital Bros selaku perusahaan induk 505 Games mengucurkan investasi awal sebesar 21,5 juta euro, setara dengan sekitar Rp 370 miliar, untuk memastikan pengembangan sekuel berjalan optimal dengan kualitas yang lebih matang.

Xia Siyuan menyatakan kegembiraannya atas kerja sama ini dan menegaskan komitmen untuk menghadirkan pengalaman bermain yang lebih baik. Ia mengatakan bahwa timnya serius menampung masukan dari pemain dan komunitas sambil tetap mempertahankan visi asli dan akar budaya game. Kisah Wuchang belum berakhir, dan Chengdu Indolphinity bersama 505 Games akan memulai perjalanan baru untuk membuka babak baru cerita yang berakar di tanah Timur.

Raffi Galante, salah satu pendiri Digital Bros, juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keaslian budaya dari kekayaan intelektual IP ini. Menurutnya, penting untuk tetap mempertahankan jantung kreatif yang berakar di Tiongkok sambil menghadirkan dunia Wuchang kepada para pemain di seluruh dunia. Meski pengumuman ini disambut antusias, sayangnya hingga kini belum ada informasi mengenai jendela rilis atau target tahun peluncuran untuk sekuel tersebut.

Topics
wuchang fallen feathers xia siyuan sekuel soulslike 505 games digital bros game rpg chengdu indolphinity lenzee game china
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.