Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Ancaman Pemangkasan Dana Sosial AS...
EKONOMI

Ancaman Pemangkasan Dana Sosial AS 2033, Pasangan Pensiun Rugi US$ 17 Ribu

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 20 Juli 2026
Ilustrasi pensiunan di Amerika Serikat yang terancam pemotongan dana Social Security

Ilustrasi pensiunan di Amerika Serikat yang terancam pemotongan dana Social Security

Pasangan pensiunan baru dengan dua penghasilan di Amerika Serikat terancam kehilangan manfaat jaminan sosial atau Social Security hingga nyaris US$ 17.000 atau sekitar Rp 275 juta per tahun mulai tahun 2033. Hal ini berpotensi terjadi jika Kongres AS tidak segera mengambil tindakan untuk mencegah kebangkrutan program tersebut.

Berdasarkan laporan Social Security and Medicare Trustees, dana pensiun Social Security diperkirakan terpaksa memotong pembayaran manfaat sekitar 22 persen pada akhir 2032, saat warga yang kini berusia 61 tahun memasuki usia pensiun.

Laporan dari Committee for a Responsible Federal Budget mengungkapkan bahwa pemotongan tersebut akan berdampak signifikan pada berbagai tingkat pendapatan. Pasangan berpenghasilan rendah akan mengalami pemotongan tahunan sebesar US$ 10.200, pasangan berpenghasilan menengah rugi US$ 16.900, sementara pasangan berpenghasilan tinggi bisa kehilangan hingga US$ 22.300 setiap tahunnya.

Meskipun nominal pemotongan untuk pasangan berpenghasilan rendah lebih kecil, angka tersebut mewakili porsi yang lebih besar dari total pendapatan mereka, sehingga dampaknya dirasakan jauh lebih berat.

Jika masalah ini terus dibiarkan tanpa solusi, pemotongan manfaat diproyeksikan bakal membengkak hingga 35 persen pada akhir abad ini.

"Insolvensi Social Security bukan lagi krisis yang bisa ditunda untuk dihadapi pembuat undang-undang di masa depan. Anggota senat yang terpilih tahun ini akan menjabat saat dana pensiun Social Security habis," ungkap pihak komite.

Krisis ini terjadi karena dana cadangan Old-Age and Survivors Insurance (OASI) terus tergerus. Fenomena pensiun massal generasi Baby Boomer, penurunan tingkat kelahiran, serta meningkatnya angka harapan hidup di Amerika Serikat membuat pembayaran manfaat jauh lebih besar dibandingkan pemasukan dari pajak penggajian.

Saat ini para pembuat kebijakan sedang menggodok sejumlah usulan hukum untuk menyelamatkan program tersebut. Salah satunya adalah PROMISE Act yang mewajibkan anggota dewan mendiskusikan dan memungut suara untuk rencana perpanjangan solvensi Social Security, serta Social Security 2100 Act yang mengusulkan peningkatan pajak penggajian bagi pekerja aktif.

Topics
social security pensiun amerika serikat ekonomi global kongres as keuangan usia tua
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.