Batas iuran tahunan pensiun atau annual allowance menjadi ketentuan krusial bagi setiap pekerja yang ingin mengamankan dana hari tua tanpa harus tersandung masalah perpajakan. Berdasarkan data terbaru, lebih dari 30.400 orang tercatat melanggar batas iuran pensiun tahunan pada periode 2024-2025, yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Batas maksimal iuran pensiun yang mendapatkan keringanan pajak ditetapkan sebesar £60.000 atau setara dengan 100 persen penghasilan kena pajak di Inggris. Kendati batas tersebut telah mengalami kenaikan dari sebelumnya £40.000, jumlah pelanggaran justru terus merangkak naik karena berbagai faktor keuangan personal maupun perusahaan.
Bagi para pekerja berpenghasilan tinggi, batas maksimal tersebut diberlakukan secara personal melalui skema tapered annual allowance yang dapat memangkas batas iuran hingga menyentuh angka £10.000. Pengurangan ini dipicu oleh besaran pendapatan bersih serta tambahan kontribusi pemberi kerja yang masuk ke dalam akumulasi tabungan pensiun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis Kabayan News, lonjakan pelanggaran batas iuran ini seringkali tidak disadari oleh para pekerja karena dipengaruhi oleh kenaikan gaji drastis, bonus besar, atau pertumbuhan nilai pada skema pensiun gaji akhir atau defined benefit. Ketika batas tersebut terlampaui, kelebihan dana iuran akan digabungkan ke dalam pendapatan tahunan dan dikenakan tarif pajak normal.
Pakar keuangan menyarankan agar para pekerja teliti dalam memantau sisa kuota iuran dari tiga tahun pajak sebelumnya melalui fasilitas carry forward. Selain itu, pemanfaatan instrumen tabungan alternatif seperti Individual Savings Accounts (ISA) atau Lifetime ISA dapat menjadi solusi strategis untuk mengoptimalkan kekayaan tanpa melampaui batas aturan pensiun.