Aktivitas di pasar keuangan global tidak hanya berhenti saat bel penutupan bursa berbunyi. Terdapat satu istilah yang dikenal sebagai extended-hours trading atau electronic trading hours, yaitu sesi perdagangan saham yang berlangsung sebelum atau sesudah jam operasional reguler bursa efek.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan waktu operasional bursa utama di Amerika Serikat seperti New York Stock Exchange dan Nasdaq, jam perdagangan reguler umumnya dimulai pukul 09.30 hingga 16.00 waktu Eastern Time. Namun di luar jam tersebut, investor dapat memanfaatkan sesi pre-market yang berlangsung dari pukul 04.00 hingga 09.30 pagi, serta sesi after-hours dari pukul 16.00 hingga 20.00 malam.
Pada masa lalu, transaksi di luar jam reguler ini merupakan hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh investor institusi besar atau individu beraset tinggi. Kendati demikian, perkembangan teknologi finansial dan kemunculan electronic communication networks atau ECN kini membuka akses bagi investor ritel untuk turut serta dalam perdagangan tersebut.
Meski menawarkan fleksibilitas waktu yang lebih luas bagi pelaku pasar, aktivitas di luar jam bursa reguler memiliki karakteristik tersendiri. Likuiditas pasar kerap menjadi tantangan karena para market maker dan spesialis umumnya tidak berpartisipasi penuh dalam sesi setelah jam penutupan.
Oleh karena itu, setiap partisipan pasar maupun anggota Financial Industry Regulatory Authority yang terlibat dalam perdagangan di luar jam reguler tetap diwajibkan untuk mematuhi berbagai aturan perlindungan dan penanganan pesanan sekuritas yang berlaku demi menjaga integritas pasar.