Dunia keuangan global tidak pernah lepas dari sosok-sosok yang menanamkan modalnya untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Istilah investor merujuk pada individu atau entitas yang mengalokasikan modal finansial dengan harapan meraih laba atau keuntungan tertentu melalui pembelian berbagai jenis properti maupun instrumen aset.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam praktiknya, pilihan instrumen yang tersedia sangat beragam dan mencakup ekuitas, utang, sekuritas, properti, infrastruktur, mata uang, komoditas, token, hingga instrumen derivatif seperti opsi dan futures. Para pelaku pasar ini terbagi ke dalam berbagai kategori, di mana dua kelompok utamanya adalah investor ritel yang sering disebut sebagai investor individu serta investor institusional.
Selain instrumen dan kelompoknya, profil para penanam modal ini juga kerap dibedakan berdasarkan karakteristik psikologis, terutama sikap mereka terhadap risiko. Di sisi lain, negara turut hadir memberikan perlindungan melalui regulasi dan lembaga pengawas seperti U.S. Securities and Exchange Commission di Amerika Serikat demi memastikan pasar berjalan adil dan terhindar dari praktik penipuan.
Perlindungan serupa juga diterapkan di berbagai negara lain, termasuk Britania Raya melalui skema khusus bagi para investor ritel. Terkait dengan keuntungan, dividen perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham umumnya dikenakan aturan perpajakan tertentu, yang besarannya disesuaikan dengan ketentuan domestik maupun perjanjian pajak internasional yang berlaku.
Sementara itu, selain investor biasa, terdapat pula istilah financier yang memiliki fokus pekerjaan utama dalam memfasilitasi atau menyediakan investasi skala besar bagi perusahaan rintisan maupun bisnis mapan. Profesi ini biasanya melibatkan aktivitas private equity, venture capital, merger dan akuisisi, leveraged buyouts, hingga manajemen aset skala besar demi memperoleh imbal hasil berupa bunga, ekuitas, maupun komisi manajemen.
Ekonom Edmund Phelps pernah mengungkapkan bahwa seorang financier memiliki keunggulan dalam mengarahkan modal ke sektor-sektor inovatif yang kerap terhalang oleh birokrasi pemerintah. Melalui pengalaman dan penilaian yang tajam, mereka mampu mengevaluasi ide-ide wirausaha secara independen dan memberikan peluang bagi proyek-proyek yang dinilai terlalu berisiko bagi institusi publik.