Perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia terus menunjukkan progres yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan media Katadata, peningkatan penetrasi internet yang kini telah melampaui angka 81 persen menjadi fondasi penting bagi percepatan transformasi digital di berbagai wilayah tanah air.
Di tengah masifnya kebutuhan akses internet yang cepat dan berkualitas, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Mitratel hadir sebagai salah satu pemain utama penyedia infrastruktur. Hingga Semester I 2026, Mitratel mengelola puluhan ribu menara dan jaringan serat optik yang tersebar secara strategis dari Sabang sampai Merauke.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi, termasuk solusi fixed wireless access serta power-as-a-service, merupakan langkah nyata perusahaan. Melalui pendekatan ini, Mitratel berkomitmen untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus mendukung ketersediaan energi di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamat telekomunikasi Heru Sutadi menilai bahwa tantangan pembangunan saat ini bukan lagi sekadar ketersediaan sinyal, melainkan kualitas koneksi yang mampu menggerakkan roda perekonomian. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dalam memperluas jangkauan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dampak dari perluasan infrastruktur digital ini pun telah dirasakan langsung oleh berbagai pemerintah daerah di Indonesia untuk memajukan sektor pariwisata, UMKM, hingga tata kelola pemerintahan yang berbasis data. Dengan dukungan infrastruktur yang kokoh dari Mitratel, pemerataan ekonomi digital di Indonesia diyakini akan semakin akseleratif dan tepat sasaran.