Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) menyiapkan penyusunan aturan struktur pasar kripto guna mengantisipasi kemungkinan kegagalan Kongres Amerika Serikat dalam mengesahkan undang-undang Clarity Act. Ketua CFTC Michael S. Selig menyatakan bahwa meskipun pengesahan undang-undang bipartisan tetap menjadi prioritas utama, lembaga tersebut siap menggunakan kewenangan yang ada jika perundang-undangan tersebut mengalami kebuntuan.
"Jika Clarity terus mengalami hambatan, CFTC akan memanfaatkan kewenangan yang ada untuk mulai membangun rezim bagi pasar aset kripto," ujar Selig dalam pertemuan perdana Komite Penasihat Inovasi CFTC, Kamis (20/8/2026).
Clarity Act dirancang untuk menetapkan kerangka kerja federal bagi aset digital serta memperjelas pembagian pengawasan pasar kripto antara CFTC dan SEC. Selig menilai regulasi melalui jalur legislasi akan membuat aturan tersebut lebih kuat dan sulit dibatalkan oleh pemerintahan masa depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePresiden Donald Trump sebelumnya juga telah mendesak Kongres untuk segera mengesahkan versi yang adil dari rancangan undang-undang Clarity Act. Menanggapi situasi ini, Selig telah memerintahkan jajaran staf internal untuk mulai menjajaki aturan guna mengkodifikasikan struktur pasar kripto di bawah wewenang lembaga.
Langkah Antisipasi dan Kepatuhan Protokol Keuangan Kripto
Kerangka regulasi yang disiapkan CFTC memungkinkan pihak terdaftar maupun bursa kripto yang belum terdaftar untuk berada di bawah pengawasan badan tersebut. Bursa tersebut nantinya dapat menawarkan perdagangan kripto dengan leverage atau margin di bawah aturan yang disesuaikan khusus untuk pasar aset digital.
Selain itu, Selig juga menginstruksikan staf agensi untuk berkoordinasi secara aktif dengan para pengembang protokol keuangan on-chain. Langkah ini bertujuan agar pengembang dapat menawarkan protokol mereka secara legal dan patuh hukum di wilayah Amerika Serikat.
"Saya telah mengarahkan staf untuk berinteraksi dengan para pengembang protokol keuangan on-chain guna menetapkan cara agar pengembang dapat menawarkan protokol mereka dengan cara yang legal dan patuh di Amerika Serikat," ucap Selig menambahkan.
Pihak CFTC menyatakan akan memberikan waktu tambahan kepada Kongres untuk mengesahkan undang-undang Clarity Act sebelum mengambil tindakan independen. Pimpinan lembaga memastikan bahwa staf akan bergerak cepat mengusulkan aturan industri apabila proses legislatif di Kongres tidak mencapai hasil.