Dunia dihadapkan pada ancaman anomali iklim yang masif setelah para ilmuwan mendeteksi perkembangan fenomena El Nino terkuat dalam kurun waktu satu abad terakhir di kawasan Samudra Pasifik.
Sebagaimana diwartakan oleh La Vanguardia pada Jumat, 22 Agustus 2026, Kantor Meteorologi Inggris (Met) memperingatkan bahwa pemanasan suhu air laut yang ekstrem ini diprediksi akan mendatangkan badai serta curah hujan tinggi di barat laut Eropa sepanjang musim gugur dan dingin.
Menurut kepala meteorologi Met, Adam Scaife, tingkat intensitas El Nino kali ini berada di luar kebiasaan dan belum pernah tercatat sebelumnya dalam sejarah pemantauan modern mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeData dari Climate Brink dan NOAA menunjukkan bahwa anomali suhu air laut berpotensi melonjak drastis, bahkan melampaui rekor tertinggi yang sebelumnya pernah dicatat pada tahun 2015 silam.
Sementara itu, pihak Badan Meteorologi Spanyol (Aemet) menyatakan bahwa meskipun korelasi langsung dengan cuaca di Spanyol tergolong lemah, episode El Nino yang sangat kuat tetap berpotensi membawa musim gugur yang lebih basah dari biasanya di tengah krisis kekeringan global.