Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Ketegangan Selat Hormuz, Dua Kapal...
INTERNASIONAL

Ketegangan Selat Hormuz, Dua Kapal Tanker Gagal Lolos dari Iran

By Dewi Lestari • 2 min read • 9 Agustus 2026
Ilustrasi kapal tanker minyak yang melintasi kawasan perairan Selat Hormuz

Ilustrasi kapal tanker minyak yang melintasi kawasan perairan Selat Hormuz

Konflik di Selat Hormuz kembali memanas setelah dua kapal tanker minyak yang mendapatkan pengawalan ketat dari pasukan Amerika Serikat tetap gagal melintasi jalur perairan vital tersebut akibat serangan militer Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa kapal tanker yang nekat mencoba melintas telah berhasil dihentikan melalui tindakan tegas di lapangan.

Empat kapal tanker minyak lainnya dilaporkan langsung mengubah haluan dan kembali ke posisi semula setelah insiden tersebut terjadi. Kapal-kapal itu sebelumnya berupaya menerobos jalur selat menggunakan rute tidak diumumkan di bawah pengawalan udara Amerika Serikat.

Ketegangan di jalur strategis ini membuat Selat Hormuz hampir tertutup sepenuhnya untuk lalu lintas pelayaran internasional sejak pecahnya kembali pertempuran. Situasi tersebut langsung memicu lonjakan harga energi global di tengah upaya Washington membuka jalur pelayaran dengan paksa.

Sementara itu, dinamika geopolitik kawasan semakin melebar setelah Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan penembakan jatuh drone Iran yang menyasar fasilitas vital serta militer negara tersebut. Pertempuran terus berlanjut di berbagai lini seiring eskalasi militer yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Teluk.

Dampak Eskalasi Konflik terhadap Lonjakan Harga Minyak

Amerika serikat

Dampak pertempuran berkepanjangan ini langsung dirasakan pada pasar energi global dengan harga minyak mentah dunia yang melambung tinggi. Lonjakan harga terjadi seiring langkah militer Amerika Serikat melancarkan serangan balasan terhadap Iran di tengah situasi politik yang memanas.

Donald Trump selaku pemimpin Amerika Serikat mengumpulkan jajaran kabinetnya untuk membahas penyelesaian konflik bersenjata serta mengantisipasi dampak ekonomi domestik. Pemerintah berupaya mencari jalan keluar dari krisis yang terus menekan stabilitas harga komoditas global.

Meskipun berbagai operasi militer terus digencarkan untuk membuka jalur pelayaran, situasi di lapangan menunjukkan hasil terbatas dan jalur perairan masih sangat berbahaya bagi kapal komersial. Blokade de facto yang terjadi membuat kapal tanker internasional kesulitan beroperasi secara normal.

Para pelaku pasar energi terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang sangat mempengaruhi pasokan minyak mentah internasional. Ketidakpastian yang berlanjut di Selat Hormuz diprediksi masih akan membayangi perekonomian global dalam waktu dekat.

Topics
selat hormuz iran amerika serikat kapal tanker minyak mentah donald trump konflik internasional timur tengah
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.