Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Kisah Gorton, Kampung Halaman...
INTERNASIONAL

Kisah Gorton, Kampung Halaman Pendiri Man City dan Myra Hindley

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 31 Juli 2026
Pemandangan kawasan Gorton di Manchester dengan bangunan Gorton Monastery sebagai ikon

Pemandangan kawasan Gorton di Manchester dengan bangunan Gorton Monastery sebagai ikon

Gorton, sebuah kawasan di tenggara kota Manchester, Inggris, menyimpan segudang cerita sejarah yang menarik untuk diulas. Wilayah yang berbatasan dengan Levenshulme, Openshaw, dan Denton ini dihuni oleh 36.055 jiwa pada sensus 2011, dan memiliki salah satu landmark utama berupa Gorton Monastery, sebuah biara Fransiskan bergaya High Victorian Gothic dari abad ke-19.

Asal-usul nama Gorton sendiri sempat menjadi perdebatan. Legenda lokal menyebutnya berasal dari "Gore Town" akibat pertempuran antara Saxon dan Denmark, namun para sejarawan menganggap hal tersebut sebagai "popular fancy". Asal yang lebih masuk akal adalah nama tersebut berarti "dirty farmstead" atau peternakan kotor, kemungkinan diambil dari nama Gore Brook, aliran sungai kotor yang masih mengalir hingga kini.

Secara historis, Gorton merupakan township dan chapelry di paroki kuno Manchester, Lancashire. Pada 1866 menjadi civil parish tersendiri, kemudian menjadi urban district dari 1894 hingga 1909, sebelum akhirnya bergabung dengan South Manchester pada 1910. Kawasan ini baru sepenuhnya menjadi bagian dari Kota Manchester pada 1909, berkat peran besar dari Councillor Joseph Henry Williamson.

Salah satu fakta paling dikenal dari Gorton adalah kelahiran klub sepak bola raksasa Manchester City FC. Klub ini didirikan dengan nama St Mark's (West Gorton) pada tahun 1880, sebagai upaya mengikat komunitas lokal dan melawan perang geng yang disebut "scuttling". Putri rektor, Anna Connell, dianggap sebagai pendiri, meskipun churchwarden William Beastow memainkan peran utama dalam menciptakan kegiatan olahraga di paroki tersebut.

Kawasan ini juga menjadi saksi kejayaan Belle Vue Zoological Gardens. Dibuka pada 1836, kebun binatang dan taman hiburan ini membentang di lahan 165 hektar dan menarik lebih dari dua juta pengunjung per tahun di puncak kejayaannya. Konser musisi internasional seperti Jimi Hendrix dan The Rolling Stones pernah digelar di aula pamerannya. Namun, setelah 141 tahun beroperasi, kebun binatang ini tutup pada 1977 dan lahannya dibersihkan untuk pembangunan ulang pada 1982.

Gorton juga tak lepas dari kisah kelam. Myra Hindley, pelaku pembunuhan berantai Moors Murders pada 1966, menghabiskan masa kecil dan tinggal di Gorton bersama Ian Brady saat melakukan tiga pembunuhan pertama mereka. Korban pertama mereka, Pauline Reade, adalah warga Gorton dan tetangga Hindley, sementara korban ketiga, Keith Bennett, juga berasal dari kawasan ini.

Revolusi Industri membawa kemakmuran bagi Gorton melalui pabrik lokomotif, salah satunya Beyer, Peacock & Company yang didirikan pada 1854. Perusahaan ini terkenal dengan lokomotif Garratt-nya yang diekspor ke seluruh dunia. Kini, lokasi tersebut masih menjadi pusat pekerjaan, termasuk markas manufaktur Iceland dan studio produksi film Space Studios yang mempekerjakan hingga 300 orang.

Pembangunan terus berlangsung di Gorton. Pusat perbelanjaan Gorton District Shopping Centre direvitalisasi dengan hadirnya Tesco Extra dan pasar baru pada 2008. Regenerasi besar-besaran juga mencakup pembongkaran menara blok flat dan pembangunan perumahan serta taman baru. Hal ini membuat harga properti di Gorton mulai merangkak naik dan mulai menarik minat pembeli urban.

Gorton juga memiliki warisan budaya yang kaya. Gorton Philharmonic Orchestra, yang didirikan pada 1854, masih aktif sebagai orkestra amatir. Tradisi cerita rakyat tentang "boggart" atau makhluk halus setempat sempat didokumentasikan oleh John Higson pada abad ke-19. Bahkan ada puisi dialek lokal berjudul "Th" Boggart O" Gorton Chapelyord" yang mengisahkan tentang hal-hal gaib di kawasan ini.

Transportasi di Gorton terbilang memadai dengan stasiun kereta api Gorton, Ashburys, Belle Vue, dan Ryder Brow. Jalur Hope Valley dan Glossop melayani koneksi ke Manchester Piccadilly. Selain itu, bekas jalur kereta Fallowfield Loop kini telah diubah menjadi jalur sepeda dan pejalan kaki yang menghubungkan Fairfield hingga Chorlton-cum-Hardy.

Dari dunia olahraga, Manchester Titans, juara Britbowl 2023, juga berbasis di Gorton. Sementara di bidang politik, kawasan ini kini termasuk dalam konstituensi Gorton and Denton setelah pemilu 2024, yang dimenangkan oleh Hannah Spencer dari Partai Hijau. Gorton terus menjadi kawasan yang dinamis dengan perpaduan sejarah industri, warisan sepak bola, dan upaya regenerasi yang berkelanjutan.

Topics
gorton manchester city belle vue zoo moors murders sejarah manchester beyer peacock gorton monastery regenerasi kota kawasan inggris myra hindley
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.