Istilah Little Satan atau yang dalam bahasa Persia dikenal sebagai Shaytan-e Kuchak merupakan sebuah julukan peyoratif anti-Zionis yang kerap disuarakan oleh para pemimpin Iran untuk merujuk pada negara Israel. Berdasarkan penelusuran sejarah, istilah tersebut menjadi cerminan dari retorika politik yang berakar kuat pada dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade.
Dalam konteks sejarah modern, penggunaan istilah tersebut dipopulerkan oleh pemimpin Revolusi Islam Iran yakni Ruhollah Khomeini pada tahun 1979. Berbagai sumber mencatat bahwa Khomeini mengecam Israel sebagai Setan Kecil karena dukungan negara tersebut terhadap Shah Iran, hubungan erat dengan Amerika Serikat, serta konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamat media mencatat bahwa istilah ini memiliki padanan lain yang ditujukan kepada Amerika Serikat sebagai Great Satan atau Setan Besar. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pernah menyampaikan dalam lawatannya ke Amerika Serikat bahwa bagi para Mullah yang memegang kendali di Teheran, Israel dipandang sebagai Setan Kecil sementara Amerika Serikat memegang posisi sebagai Setan Besar.
Dalam praktiknya, frasa tersebut sering dimanfaatkan dalam kampanye propaganda resmi serta oleh kelompok militan Islam guna memperkuat narasi perlawanan. Berbagai bentuk simbolik seperti ritual pelemparan batu di gerbang perbatasan Fatima turut merefleksikan bagaimana doktrin politik ini disebarluaskan di tengah masyarakat Lebanon maupun kelompok sekutu regional.
Analisis dari berbagai sumber internasional menunjukkan adanya perbedaan taktis dalam cara pandang para pemimpin Iran terhadap kedua julukan tersebut. Kendati teriakan penolakan disuarakan dengan tingkat semangat setara, para pengambil kebijakan di Teheran tetap memperhitungkan perbedaan skala kekuatan nyata antara kedua negara target sasaran.