Assembly of Experts atau Majelis Pakar merupakan badan deliberatif penting di Iran yang memegang mandat konstitusional untuk memilih, mengawasi, serta memberhentikan Pemimpin Tertinggi Iran. Berdasarkan analisis tim redaksi, lembaga strategis ini beranggotakan 88 mujtahid yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui pemilu dengan masa jabatan delapan tahun, di mana seluruh kandidat harus melewati proses penyaringan ketat dari Guardian Council.
Sebagaimana dilaporkan dalam regulasi resmi, fungsi utama majelis diatur dalam Pasal 111 Konstitusi Iran yang memberi kewenangan penuh mengevaluasi kelayakan Pemimpin Tertinggi. Mengutip laporan terkait, jika pemimpin dinilai tidak lagi mampu menjalankan tugas konstitusional atau kehilangan kualifikasi dasar, majelis berhak melakukan pemberhentian dan segera menunjuk pemimpin baru. Pertemuan rutin wajib diselenggarakan setidaknya dua kali setiap enam tahun untuk memantau kinerja kepemimpinan nasional secara tertutup.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan penelusuran data historis, pembentukan majelis ini berakar dari pemilu Agustus 1979 ketika Ruhollah Khomeini mengarahkan dukungan publik terhadap kelompok ulama. Dalam perjalanannya, dinamika politik internal kerap memunculkan perdebatan karena mekanisme seleksi kandidat dikontrol ketat oleh Guardian Council yang separuh anggotanya ditunjuk langsung oleh Pemimpin Tertinggi.
Catatan penting menunjukkan bahwa lembaga ini sempat menjadi sorotan global ketika bangunan kantor Assembly of Experts di kota Qom mengalami kerusakan akibat serangan udara Israel pada Maret 2026. Hingga kini, efektivitas pengawasan independen oleh majelis masih sering dipertanyakan pengamat politik karena seluruh agenda rapat bersifat rahasia dan belum pernah tercatat menjatuhkan sanksi terhadap petahana.