Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi mendorong pengembangan Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat agar bertransformasi menjadi ruang pelestarian sekaligus promosi budaya yang kuat. Langkah strategis ini diharapkan mampu menampilkan wajah diplomasi kebudayaan Papua kepada dunia internasional melalui kekayaan warisan seni tradisional setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Arahan penting tersebut disampaikan langsung oleh Gibran ketika melakukan kunjungan kerja ke Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat yang terletak di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, pada Minggu. Selama peninjauan berlangsung, mantan Wali Kota Solo ini tampak antusias menelusuri setiap sudut ruang pameran guna melihat langsung berbagai koleksi seni ukir khas masyarakat Asmat.
Direktur Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat John Ohoiwirin mengungkapkan bahwa Wapres menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi terhadap koleksi benda bersejarah yang dipamerkan. Bahkan, setelah sempat menuliskan kesan serta pesan di buku tamu, Gibran kembali memasuki ruang pameran demi mendalami cerita mendalam di balik karya-karya seni tersebut.
"Beliau tampak excited sekali ya, sangat bersemangat mengunjungi museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat. Dan selama perjalanan touring di dalam ruang museum tadi, kelihatan beliau suka sekali dengan seni Asmat. Beliau banyak bertanya mengenai koleksi yang ada," ujar John dalam keterangan resminya dari Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta.
John menambahkan, ketertarikan Gibran terlihat jelas ketika dirinya mendengarkan penjelasan terperinci mengenai filosofi serta nilai budaya yang terkandung di dalam setiap ukiran kayu karya seniman lokal. Dalam kesempatan yang sama, John juga memaparkan peran krusial museum sebagai sarana utama diplomasi kebudayaan Papua dalam memperkenalkan identitas masyarakat Asmat.
"Bapak Wapres memberikan arahannya, mendorong pada kami untuk tetap mengembangkan museum ini. Karena museum ini kan bagi Bapak Wapres juga, saya tadi sempat presentasi bahwa ini kan menjadi seperti diplomasi kebudayaan dari Papua," jelas John menambahkan.
Sebagai salah satu institusi museum tertua di kawasan tersebut, Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat diharapkan terus berinovasi menjadi pusat edukasi, pelestarian, dan promosi yang efektif. Penguatan fasilitas ini diyakini mampu mendongkrak kebanggaan masyarakat lokal terhadap warisan luhur para leluhur mereka.
"Harapannya dengan pengembangan ini semakin mendorong untuk orang Asmat itu semakin, bukan hanya melestarikan tetapi menjadi sebuah kekuatan dan sebuah kebanggaan," pungkas John. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pelestarian kebudayaan lokal sebagai pilar penting pembangunan nasional.