Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Hasil Otopsi Prajurit Siswa di...
NASIONAL

Hasil Otopsi Prajurit Siswa di Rindam I Bukit Barisan, Murni Gantung Diri

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 24-07-2026
Prajurit siswa TNI tewas di kawasan Rindam I Bukit Barisan Pematangsiantar

Prajurit siswa TNI tewas di kawasan Rindam I Bukit Barisan Pematangsiantar

Kodam I/Bukit Barisan resmi mengumumkan hasil otopsi terhadap prajurit siswa berinisial GGG (21) yang ditemukan tewas saat mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang II Tahun 2026. Korban yang menempuh pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB), Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Sandy menyampaikan bahwa kesimpulan tersebut didapatkan secara resmi dari tim medis setelah pemeriksaan intensif. "Hasil otopsi dari tim forensik RSUD Pematangsiantar menyatakan bahwa almarhum meninggal karena gantung diri," ujar Sandy saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam posisi tergantung pada sebuah pohon yang berada di belakang kawasan Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam I/Bukit Barisan, tak jauh dari aliran sungai. Pihak kepolisian dan tim medis memastikan tidak ada indikasi tindak penganiayaan pada jasad korban.

"Benar, dia ditemukan gantung diri di salah satu pohon dekat dengan aliran sungai. Untuk tanda-tanda kekerasan tidak ditemukan," tegas Sandy.

Insiden tragis ini terjadi pada Senin (20/7/2026), tepat empat hari setelah almarhum memulai masa pendidikannya sebagai prajurit siswa Dikmata Infanteri TNI AD. Perwakilan keluarga korban, Khari Halawa, mengungkapkan bahwa almarhum telah lama bercita-cita menjadi seorang anggota TNI dan baru saja dinyatakan lolos seleksi.

"Baru pengumuman kemarin minggu lalu. Tadi saya tanya keluarga cita-cita almarhum jadi Tentara. Dia tes langsung masuk, dia tamat dari sekolah di Nias. Di Siantar masih pendidikan," tutur Khari.

Khari menambahkan bahwa almarhum merupakan anak kedua dari delapan bersaudara dan tidak memiliki riwayat masalah pribadi maupun konflik internal dalam keluarga. "Informasi yang kami terima, tidak ada masalah apa pun dengan keluarga," jelasnya.

Jenazah GGG telah dipulangkan dan diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kabupaten Nias Barat pada Selasa (21/7/2026) untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Topics
rindam i/bukit barisan kodam i/bukit barisan prajurit siswa tni gantung diri pematangsiantar pendidikan tamtama
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.