Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Jabar Mulai Tanam Bawang Putih di...
NASIONAL

Jabar Mulai Tanam Bawang Putih di Kaki Gunung Gede, Incar Swasembada

By Redaksi Kabayan News 3 min read 20 Agustus 2026
Upaya Jawa Barat mencapai swasembada bawang putih dengan menanam di kaki Gunung Gede

Upaya Jawa Barat mencapai swasembada bawang putih dengan menanam di kaki Gunung Gede

Jawa Barat kini mulai serius menapaki jalan menuju swasembada bawang putih. Langkah konkret ini ditandai dengan penanaman bibit secara serentak di 14 wilayah, yang salah satu lokasi utamanya berada di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kabupaten Cianjur. Terletak di kaki Gunung Gede, lahan ini menjadi saksi awal perjuangan Indonesia untuk melepaskan diri dari ketergantungan impor bawang putih yang selama ini masih mendominasi pasar nasional.

Agenda penanaman ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo pada Rabu (19/8/2026). Dedi menegaskan bahwa pengembangan lahan budidaya merupakan langkah strategis mengingat produksi dalam negeri saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan tahunan. Menurutnya, sebanyak 44,58 hektare lahan tahap awal telah disiapkan melalui kolaborasi dengan PTPN, Dinas Pertanian, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat.

Lebih lanjut, Dedi menargetkan produksi dari lahan yang baru dibuka ini dapat mencapai 450 ton dalam empat bulan ke depan. Ia optimistis bahwa dengan perluasan lahan yang dilakukan secara bertahap, target swasembada bawang putih nasional dapat terwujud pada tahun 2029. Sebagaimana diwartakan, pengembangan ini tidak hanya fokus pada kuantitas lahan, tetapi juga pemenuhan kemandirian pangan secara menyeluruh.

Namun, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Pipit Rismanto mengakui adanya tantangan nyata di lapangan. Ia menyoroti tiga persoalan krusial yang harus segera diatasi, yakni keterbatasan sumber daya manusia (SDM), penyediaan bibit berkualitas, dan manajemen air terutama saat musim kemarau. Untuk menjawab tantangan SDM, Polri telah membentuk tim riset kolaboratif yang terdiri dari para ahli pertanian dan mahasiswa untuk mendampingi petani secara langsung.

Dukungan terhadap para petani juga diberikan secara nyata melalui penyaluran bantuan sosial kepada 1.000 petani di lokasi penanaman. Suhendar, salah satu petani dari Gapoktan Pasir Sapi, menyambut baik bantuan tersebut. "Dengan bantuan ini tentu kami para petani tidak lagi dibuat khawatir pemenuhan kebutuhan harian sambil menunggu panen. Jadi kami bisa fokus bertani", ungkap Suhendar.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki pandangan unik terkait program ini. Ia menilai bahwa ketahanan pangan memiliki korelasi erat dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, jika kebutuhan dapur ibu rumah tangga terpenuhi, maka stabilitas keluarga akan terjaga dan potensi tindak kriminal dapat ditekan. "Terima kasih Polri, yang terus mempelopori untuk menjaga dapur ibu-ibu. Karena jika dapur ngebul, ibu-ibunya tenang. Sehingga suaminya tenang, tidak melakukan tindak kriminal", ujar Dedi.

Menanggapi dukungan tersebut, Kapolda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal program ini hingga berhasil. Pihak kepolisian bahkan telah menginstruksikan pembentukan tim khusus yang akan sigap membantu petani jika nantinya ditemukan hambatan teknis maupun non-teknis di lapangan. Komitmen ini diharapkan menjadi jaminan bahwa proses produksi bawang putih akan berjalan lancar dan berkelanjutan.

Topics
jawa barat bawang putih pertanian swasembada pangan cianjur polri dedi mulyadi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.