Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Kisah Penyintas Rohingya di...
NASIONAL

Kisah Penyintas Rohingya di Australia, Merajut Asa Berbalut Trauma

By Redaksi Kabayan News 2 min read 22 Agustus 2026
Penyintas Rohingya di Australia menceritakan perjuangan hidup dan trauma masa lalu

Penyintas Rohingya di Australia menceritakan perjuangan hidup dan trauma masa lalu

Dikutip dari laporan media ABC News, satu dekade setelah tragedi kemanusiaan yang dicatat Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai salah satu penganiayaan minoritas terburuk di dunia, para penyintas etnis Rohingya kini berupaya membangun kembali kehidupan mereka di Australia. Di tengah komunitas yang terus berkembang dengan estimasi mencapai 5.000 jiwa, bayang-bayang trauma masa lalu masih menghantui hari-hari mereka.

Salah satu penyintas, Saddam Hossain, menceritakan kembali detik-detik ketika militer Myanmar mengepung desanya pada tahun 2017 silam. Berdasarkan laporan, ia mengalami luka tembak di bagian paha saat berusaha menyelamatkan ternaknya sebelum akhirnya melarikan diri melintasi perbatasan menuju Bangladesh dengan pertolongan warga lain.

Setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun di kompleks pengungsian Cox's Bazar dan menjalani perawatan medis, Saddam akhirnya mendapatkan visa kemanusiaan untuk hijrah ke Australia. Walaupun kini telah berada di tempat yang aman, ia mengaku masih menyimpan kekhawatiran besar terhadap keselamatan saudaranya yang hingga kini masih terjebak di kamp pengungsian.

Kisah serupa juga dibagikan oleh Shofika Begum yang harus menyaksikan anggota keluarganya dibunuh secara keji sebelum berhasil melarikan diri dari Myanmar. Sebagaimana diwartakan, meski bersyukur anak-anaknya dapat tumbuh tanpa rasa takut, luka psikologis dan kecemasan mendalam akan nasib sanak saudara di luar negeri terus menghantui malam-malamnya.

Robi Alam selaku juru bicara komunitas Rohingya United Youth Network mengungkapkan bahwa kisah-kisah penuh penderitaan semacam ini hampir ia dengar setiap hari dari para anggota komunitas. Ia menegaskan pentingnya menjaga identitas serta menyuarakan keadilan agar tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya tidak dilupakan dunia internasional.

Topics
rohingya australia pengungsi genosida hak asasi manusia myanmar cox's bazar
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.