Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kemarahan Australia, Israel Bebaskan...
BERITA

Kemarahan Australia, Israel Bebaskan Tentara Pembunuh Zomi Frankcom

By Redaksi Kabayan News 3 min read 21 Agustus 2026
Penny Wong menyatakan kemarahan Australia atas keputusan Israel membebaskan tentara pembunuh Zomi Frankcom

Penny Wong menyatakan kemarahan Australia atas keputusan Israel membebaskan tentara pembunuh Zomi Frankcom

Pemerintah Australia meluapkan kemarahan mendalam menyusul keputusan Israel yang memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum pidana terhadap para tentara yang terlibat dalam serangan mematikan di Gaza pada tahun 2024. Serangan tersebut menewaskan seorang pekerja kemanusiaan asal Australia, Zomi Frankcom, bersama enam pegawai World Central Kitchen lainnya.

Sebagaimana diwartakan oleh media The Independent, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menilai keputusan tersebut sangat menghina keluarga korban dan para pekerja kemanusiaan. Pengumuman dari pihak Israel yang bertepatan dengan Hari Kemanusiaan Sedunia dinilai mencederai rasa keadilan bagi seluruh rakyat Australia.

"Zomi merepresentasikan sisi terbaik Australia. Keberaniannya layak untuk dirayakan, dan keluarganya pantas mendapatkan keadilan," ungkap Penny Wong menegaskan sikap pemerintah setelah melakukan pertemuan khusus dengan Duta Besar Israel untuk Australia.

Lebih lanjut, Penny Wong menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh militer Israel jauh dari standar akuntabilitas yang diharapkan. Meskipun Israel Defence Forces mengakui adanya kegagalan prosedur serius, kesalahan identifikasi, serta kekeliruan dalam pengambilan keputusan, para komandan yang bertanggung jawab hanya dikenai sanksi pencopotan jabatan dan teguran tanpa proses pidana.

Di sisi lain, organisasi World Central Kitchen secara tegas menolak hasil investigasi militer Israel dan menyebutnya tidak sesuai dengan fakta serta sangat menyinggung. Organisasi kemanusiaan tersebut mendesak digelarnya investigasi independen karena menilai militer Israel tidak kredibel untuk menyelidiki tindakan mereka sendiri di wilayah konflik Gaza.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk Australia Hillel Newman membela keputusan negaranya dengan berdalih bahwa insiden tersebut murni merupakan kesalahan operasional di zona perang. Menurutnya, tidak ada niat kriminal ataupun kesengajaan dari para tentara untuk menargetkan para pekerja kemanusiaan yang konvoinya diduga menyimpang dari rute yang telah disepakati.

Keputusan kontroversial ini turut memicu kecaman keras dari berbagai politisi oposisi dan independen di Australia. Sejumlah pihak, termasuk anggota parlemen dan kelompok masyarakat, mendesak pemerintah federal untuk mengambil tindakan lebih tegas, mulai dari mendukung investigasi Mahkamah Pidana Internasional hingga mengusir duta besar Israel dari Canberra.

Topics
zomi frankcom australia israel penny wong world central kitchen gaza konflik internasional idf
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.